Menggadaikan emas di Pegadaian kerap jadi pilihan utama ketika butuh dana dengan cepat. Bunga gadai emas di Pegadaian pun terbilang lebih kecil daripada lembaga lain, sehingga tidak membebankan orang yang memakai sistem ini. Besaran bunga emas Pegadaian pun berbeda, tergantung tipe yang Anda pilih.
Nah, sebelum memutuskan menggadaikan logam mulia ini, ketahuilah dulu nominal bunga, cara menghitung, hingga kelebihan dan kekurangan sistem gadai. Mari simak detailnya!
Nominal Bunga Gadai Emas di Pegadaian

Saat ini Pegadaian menyediakan beberapa opsi layanan gadai dengan tenor dan admin berbeda. Pilihan dan besaran bunganya antara lain:
1. Gadai Emas Reguler (per 15 hari)
Layanan ini paling umum digunakan dan cocok untuk kebutuhan dana cepat dengan proses sederhana. Bunga dihitung per 15 hari, dengan tenor maksimal sampai 120 hari.
Nah, besaran bunganya antara lain:
- Pinjaman Rp50.000–Rp500.000: 1%
- Pinjaman >Rp500.000–Rp5 juta: 1,2%
- Pinjaman >Rp5 juta–Rp20 juta: 1,2%
- Pinjaman >Rp20 juta: 1,1–1,2%
Selain itu, Anda juga perlu membayar administrasi mulai Rp2.000–Rp125.000 dan premi sebanyak Rp1.000–Rp1.500.
2. Gadai Emas Harian
Jenis gadai ini memungkinkan Anda mengambil tenor yang lebih pendek, bahkan dalam hitungan hari, sehingga cocok untuk kebutuhan mendesak. Bunga per harinya adalah 0,07% dengan jangka waktu 15–60 hari.
3. Gadai Emas Bisnis (per 15 hari)
Layanan gadai ini bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan modal usaha, karena pinjamannya besar, tapi bunga lebih rendah.
Rinciannya:
- Pinjaman Rp100–200 juta: 0,95%
- Pinjaman Rp200–300 juta: 0,90%
- Pinjaman Rp300–400 juta: 0,85%
- Pinjaman Rp400–500 juta: 0,80%
- Pinjaman Rp500–750 juta: 0,75%
- Pinjaman Rp750 juta–1 miliar: 0,70%
- Pinjaman Rp1 miliar: 0,65%
4. Gadai Emas Ultra Mikro (per 15 hari)
Sistem gadai emas dibuat untuk pelaku usaha kecil dengan jumlah pinjaman kecil, mulai Rp1 juta sampai Rp10 juta. Besaran bunganya sekitar 1,2%.
5. Gadai Emas Prima
Layanan yang terakhir ini paling uni, karena tidak mengambil bunga sama sekali, sehingga cocok untuk kebutuhan kecil dengan tenor singkat. Tapi, rentang pinjamannya hanya di rentang Rp50.000 sampai Rp500.000, dengan tenor maksimal 60 hari.
Cara Menghitung Bunga Pegadaian Emas

Rumus dasar perhitungan bunga atau sewa modal gadai di Pegadaian cukup sederhana, yaitu:
(Jangka waktu / 15 hari) x bunga per 15 hari x jumlah pinjaman
Misalnya kamu menggunakan sistem Gadai Emas Reguler dengan rincian:
- Pinjaman: Rp10.000.000
- Bunga: 1,2% per 15 hari
- Tenor: 60 hari
Maka bunga per 15 hari adalah: = 1,2% x 10.000.000 = Rp120.000
Sedangkan total bunga = (60/15) x 120.000 x 10.000.000 = Rp10.480.000
Kelebihan dan Kekurangan Gadai Emas di Pegadaian

Sama seperti skema finansial lain, gadai emas ini juga punya kelebihan dan kekurangan tersendiri.
Kelebihan
Beberapa kelebihannya adalah:
- Bunga relatif rendah dan transparan, terutama dibanding pinjaman tanpa jaminan.
- Proses cepat dan mudah, karena hanya butuh KTP dan emas.
- Jangka waktu fleksibel hingga 120 hari dan bisa diperpanjang berkali-kali.
- Pelunasan bisa kapan saja.
- Emas aman karena diasuransikan.
- Pencairan bisa tunai atau transfer.
- Banyak pegadaian terdekat yang tersebar, sehingga aksesnya mudah.
- Nilai taksiran stabil sehingga limit pinjaman lebih tinggi dibanding barang lain.
Kekurangan
Sementara itu, kekurangan sistem gadai emas ini antara lain:
- Nominal pinjaman tidak 100% dari nilai emas, biasanya hanya 70–92%.
- Jika terlambat bayar, emas bisa dilelang.
- Bunga terus berjalan jika sering diperpanjang, sehingga total biaya bisa membesar.
- Emas tidak bisa digunakan selama digadaikan.
- Nilai taksiran mengikuti harga pasar, sehingga bisa turun saat harga emas melemah.
Jika Anda tertarik dengan skema bunga gadai emas di Pegadaian, silakan mulai siapkan emas untuk digadai. Tapi, jika lebih berminat menjualnya, maka jual saja di Emas Murni Asli. Tidak hanya cepat, tapi kami juga menjamin spread kecil dan harga beli tinggi. Jadi, pastikan jual emas Anda di Emas Murni Asli agar untung!




