Lewati ke konten utama
Emas batangan bersertifikat resmi, harga transparan diperbarui setiap hari.Lihat Koleksi
Emas Murni Asli
Rp 2.564.500/gram(-0,39%)
Umum

Kenali 10 Ciri-Ciri Emas Asli Agar Tidak Tertipu Saat Membelinya

Pelajari 10 ciri-ciri cincin emas asli agar tidak tertipu perhiasan palsu.

· · 4 menit baca

Perhiasan emas yang dipajang di toko

Ketika hendak membeli atau memeriksa perhiasan yang sudah dimiliki, banyak orang bertanya bagaimana cara mengetahui ciri-ciri emas asli tanpa harus repot membawanya ke toko emas. Sebenarnya ada beberapa tanda fisik yang bisa Anda amati dan uji sendiri di rumah. 

Maraknya pemalsuan emas, membuat kita harus waspada karena kode emas asli dan palsu terlihat amat mirip. Maka dari itu, memahami ciri-ciri cincin emas asli sejak awal akan membantu Anda untuk menghindari kerugian finansial. Apalagi jika Anda berniat membelinya untuk investasi.

Artikel ini akan mengulas sepuluh ciri emas asli pada emas palsu, hingga pertanyaan yang paling sering muncul seputar topik ini. Selengkapnya, simak artikel berikut ya!

Ciri-Ciri Emas Asli yang Wajib Diketahui

Beberapa ciri emas berikut dapat Anda uji mandiri dengan bahan sederhana di rumah, sementara yang lainnya memerlukan pengamatan yang lebih cermat. Berikut sepuluh ciri-ciri cincin emas yang paling umum.

1. Tidak Meninggalkan Bekas Saat Digosok

Cincin emas asli tidak akan meninggalkan noda atau bekas warna saat digosokkan perlahan pada kertas atau permukaan keramik tanpa glasir. Sebaliknya, emas palsu biasanya akan meninggalkan jejak berwarna hitam atau keabu-abuan karena lapisan luarnya mudah terkikis. 

Maka dari itu, sebaiknya, lakukan tes ini dengan menekannya secara ringan saja, sebab gosokan yang terlalu keras berisiko menggores permukaan cincin meski emasnya asli.

2. Memiliki Kode Kadar Emas di Permukaannya

Salah satu ciri-ciri cincin emas asli yang paling mudah dicek adalah adanya ukiran kode kadar emas, biasanya berupa angka seperti 750, 916, atau tulisan karat seperti 18K dan 22K. Kode ini umumnya terletak di bagian dalam cincin atau dekat gesper, dan menjadi acuan sebelum memastikan keasliannya.

Gunakan kaca pembesar jika ukiran kode emas asli ini terlihat sangat kecil atau samar, karena beberapa produsen sering mencetaknya dengan ukuran yang cukup kecil.

3. Tidak Bereaksi terhadap Magnet

Emas bersifat nonmagnetik sehingga tidak akan tertarik saat didekatkan dengan magnet. Meski begitu, tes ini perlu dilengkapi dengan pengujian lain karena beberapa logam campuran, seperti tembaga berlapis emas, juga tidak bereaksi terhadap magnet.

Anda bisa menggunakan magnet dengan daya tarik yang cukup kuat agar hasil pengujian lebih akurat, bukan hanya sekadar magnet kulkas yang daya tariknya lemah.

4. Warnanya Stabil dan Tidak Korosif

Emas murni tidak memiliki sifat antikorosi, sehingga warnanya akan tetap konsisten dan berkilau meski disimpan atau digunakan dalam waktu lama. Jika warna cincin Anda mulai menghitam, kusam, atau berubah warna setelah beberapa waktu, kemungkinan besar kandungan emasnya rendah atau bahkan palsu.

Perubahan warna tersebut biasanya semakin terlihat jelas setelah cincin sering terkena keringat, sabun, cairan atau bahkan bahan kimia yang bersifat keras.

5. Menghasilkan Dering Suara yang Nyaring

Saat dijatuhkan perlahan ke permukaan yang keras seperti keramik atau logam, cincin emas asli akan menghasilkan bunyi dering yang nyaring dan bertahan cukup lama. Sebaliknya, emas palsu cenderung menghasilkan suara yang lebih pendek dan terdengar tumpul.

Tes ini sebaiknya Anda lakukan di atas alas yang bersih dan rata agar bunyi denting terdengar jelas tanpa teredam oleh benda lain di sekitarnya.

6. Tenggelam Saat Terkena Air

Emas memiliki massa jenis yang cukup tinggi sehingga cincin emas asli akan langsung tenggelam ketika dimasukkan ke dalam wadah berisi air. Apabila cincin justru mengapung atau melayang di tengah air, ada kemungkinan material di dalamnya bukan emas murni.

Pastikan wadah yang Anda gunakan cukup dalam dan tidak ada gelembung udara yang menempel di permukaan cincin agar hasil tes tidak keliru.

7.Memiliki Sertifikat Resmi

Cincin emas asli umumnya disertai sertifikat resmi dari toko atau lembaga yang berwenang sebagai bukti kualitas dan keasliannya. Sertifikat ini juga memudahkan proses jual kembali karena menjadi jaminan bahwa produk sudah sesuai dengan standar nasional maupun internasional. 

Periksa juga apakah nomor seri pada sertifikat sesuai dengan yang tertera pada kemasan atau invoice pembelian untuk menghindari sertifikat palsu.

8. Harga Sesuai dengan Kualitas Pasaran

Emas termasuk aset yang likuid dengan nilai jual yang relatif tinggi dan mengikuti pergerakan harga pasar. Jika menemukan cincin emas dengan harga jauh di bawah pasaran, sebaiknya waspada karena bisa jadi produk tersebut bukan emas murni atau bahkan perhiasan palsu.

Bandingkan penawaran dari beberapa toko atau situs resmi terlebih dahulu agar Anda memiliki gambaran kisaran harga yang wajar sebelum membelinya.

9. Dijual di Toko atau Butik Resmi

Ciri-ciri cincin emas asli selanjutnya bisa Anda lihat dari tempat penjualannya, yaitu toko atau butik perhiasan resmi yang terdaftar dan diawasi oleh otoritas terkait. Membeli dari toko tepercaya membuat proses klaim atau penukaran di kemudian hari lebih mudah dan aman. 

Cek pula legalitas toko melalui izin usaha atau pengawasan lembaga keuangan resmi sebelum melakukan transaksi dalam jumlah besar.

10. Memiliki Konduktivitas Panas dan Listrik yang Baik

Emas dikenal sebagai salah satu logam dengan daya hantar panas dan listrik yang baik, meski sedikit di bawah perak dan tembaga. Sifat ini muncul karena emas perhiasan biasanya dicampur dengan logam konduktif lain agar lebih kuat, namun tetap mempertahankan kilau.

Karena pengujian konduktivitas memerlukan alat khusus, ciri ini lebih sering digunakan sebagai referensi teknis di laboratorium daripada sebagai tes mandiri di rumah.

Jangan Sampai Tertipu, Pastikan Dulu Keasliannya

Memahami ciri-ciri emas asli, mulai dari reaksi terhadap magnet, kode kadar emas, hingga kelengkapan sertifikat, akan membantu Anda menghindari kerugian akibat membeli perhiasan palsu. Kombinasi antara pengujian sederhana di rumah dan pengecekan dokumen resmi tetap menjadi cara paling aman sebelum memutuskan untuk membeli atau berinvestasi dalam emas.

Jika kamu sedang mencari emas logam mulia, Kitkat Gold, atau ingin membuat cincin custom sesuai desain yang diinginkan, Emas Murni Asli menyediakan pilihan produk dengan jaminan keaslian dan kualitas yang dapat diandalkan. Kunjungi laman emasmurniasli.co.id sekarang untuk konsultasi lebih lanjut → 

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah cincin emas asli pasti tidak menempel pada magnet?

Benar, emas bersifat nonmagnetik sehingga tidak akan tertarik oleh magnet. Namun, tes ini perlu dilengkapi dengan pengujian lain karena beberapa logam campuran juga tidak bereaksi terhadap magnet.

Bagaimana cara membaca kode kadar emas pada cincin?

Kode kadar emas biasanya berupa angka seperti 999, 916, atau 750, di mana semakin tinggi angkanya, semakin murni kandungan emasnya. Kode ini umumnya terletak di bagian dalam cincin atau dekat gesper.

Apakah semua cincin emas asli memiliki sertifikat?

Sebagian besar cincin emas yang dijual di toko resmi disertai sertifikat sebagai bukti keaslian dan kualitas produk. Jika cincin tidak memiliki sertifikat, sebaiknya lakukan pengecekan tambahan sebelum membelinya.

Kenapa harga cincin emas bisa jauh berbeda meski tampilannya mirip?

Perbedaan harga biasanya dipengaruhi oleh kadar kemurnian, biaya produksi, serta merek atau tempat pembelian. Harga yang jauh di bawah pasaran patut diwaspadai sebagai indikasi bahwa produk tersebut tidak murni.

Apa yang harus dilakukan jika ragu akan keaslian cincin emas?

Cara paling aman adalah membawa cincin ke toko emas tepercaya atau lembaga sertifikasi untuk pengecekan yang lebih akurat. Pengujian mandisi seperti tes magnet atau gosokan kertas bisa menjadi langkah awal sebelum konfirmasi lebih lanjut.

Bagikan artikel ini
TE
Tim Editorial

Tim Emas Murni Asli

Dapatkan info harga emas di inbox Anda.

Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.

Butuh bantuan?