Lewati ke konten utama
Emas batangan bersertifikat resmi, harga transparan diperbarui setiap hari.Lihat Koleksi
Emas Murni Asli
Rp 2.630.000/gram(+0,96%)
Logam Mulia

Ciri-Ciri Emas Asli: Cara Membedakannya Secara Lebih Akurat

Ciri-ciri emas asli dapat dikenali melalui tes, cap kadar dan sertifikat resmi

· · 7 menit baca

Emas batangan 999.9 fine gold 200 gram di tangan sebagai ilustrasi logam mulia untuk investasi emas

Emas masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit di Indonesia karena dinilai relatif stabil dan tahan inflasi, sehingga banyak orang merasa aman menyimpan aset dalam bentuk emas. Sayangnya, popularitas ini juga dimanfaatkan oleh oknum nakal untuk mengedarkan emas palsu, baik dalam bentuk perhiasan maupun emas batangan.

Ciri-ciri emas asli umumnya tidak bersifat magnetis, tidak mudah berkarat, memiliki cap kadar karat seperti 750, 916, atau 999, berat dan densitasnya tinggi sehingga tenggelam di air, serta disertai sertifikat resmi dari produsen tepercaya.

Lalu, bagaimana cara memastikan emas yang Anda beli benar-benar asli? Simak ciri-ciri emas asli dan cara membedakan emas asli dan palsu berikut ini.

Ciri-Ciri Fisik Emas Asli yang Bisa Dikenali Tanpa Alat

Sebelum masuk ke pengujian teknis, ada beberapa ciri-ciri emas asli yang bisa langsung dikenali dengan mata dan sentuhan. Berikut beberapa ciri-ciri emas yang paling umum dijadikan patokan.

1. Tidak Bersifat Magnetis

Emas murni tidak memiliki partikel magnetik. Berbeda dengan besi, nikel, atau kobalt yang sering digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan emas palsu.

Cara mengeceknya juga cukup mudah. Cukup dekatkan magnet kecil ke permukaan emas, lalu perhatikan reaksinya. Jika logam tersebut tertarik atau menempel pada magnet, kemungkinan besar itu bukan emas asli, emas murni, atau logam campuran.

Meski begitu, uji magnet saja belum cukup untuk memastikan keaslian emas. Hal ini karena biasanya ada logam lain, seperti aluminium atau kuningan, yang juga tidak bersifat magnetis, sehingga tes ini sebaiknya hanya dijadikan indikasi awal dan tetap dikombinasikan dengan metode lain.

2. Tidak Mudah Berkarat atau Korosif

Emas termasuk logam mulia yang tahan karat. Sifatnya tidak mudah teroksidasi meski sering terkena keringat, air, atau udara.

Jadi, jika perhiasan emas Anda mulai berubah warna menjadi kehitaman atau belang. Itu tandanya kemungkinan kadar emasnya cukup rendah. Bisa juga karena sudah bercampur dengan logam lain dalam proporsi yang besar.

3. Terdapat Cap atau Kode Kadar Karat

Emas asli, baik perhiasan maupun batangan, biasanya memiliki cap kadar karat yang tercetak jelas dan tampak rapi. Contohnya 750 untuk 18K, 916 untuk 22K, atau 999 untuk 24K.

Kode ini menunjukkan persentase kemurnian emas dalam campuran tersebut. Semakin tinggi angkanya, semakin tinggi pula kadar emas murni di dalamnya.

4. Warna dan Kilau yang Konsisten

Emas asli memancarkan kilau kuning keemasan yang khas dan relatif stabil, terutama untuk jenis emas dengan kadar karat tinggi.

Jika terlihat kusam, biasanya penyebabnya adalah kotoran, sabun, atau penumpukan residu di permukaan, bukan karena emasnya berkarat.

Sebaliknya, emas palsu cenderung tampak belang atau mudah pudar karena hanya berupa lapisan sepuhan tipis di atas logam lain, sehingga warna dasarnya cepat terlihat ketika sering dipakai atau digosok.

Baca Juga: 10 Ciri Emas Putih Asli: dari Cap Kadar, Kilau, Bobot, Hingga Reaksi Asam

Cara Membedakan Emas Asli atau Palsu Secara Manual

Selain mengenali ciri fisiknya, Anda juga bisa mempraktikkan beberapa cara untuk membedakan emas asli atau palsu sendiri di rumah. Cukup gunakan alat sederhana yang ada di sekitar Anda.

1. Uji Gores dengan Keramik

Goreskan emas perlahan ke permukaan keramik yang tidak diglasir. Emas asli biasanya akan meninggalkan bekas gores berwarna keemasan, sedangkan goresan gelap bisa menandakan adanya campuran logam lain di dalamnya.

Cara ini memang cepat dan bisa menjadi tes indikasi awal untuk mengenali keasliannya. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa tes ini berpotensi meninggalkan bekas pada permukaan perhiasan, jadi sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati atau dihindari pada perhiasan emas yang bernilai tinggi.

2. Uji Berat dan Kepadatan

Emas memiliki massa jenis tinggi, sekitar 19,3 gram per mL untuk emas murni 24 karat. Anda bisa mengukur densitasnya dengan memasukkan emas ke dalam gelas berisi air, lalu menghitung pergeseran volumenya.

Rumusnya sederhana: massa jenis = massa emas (gram) ÷ pergeseran volume (mL). Sebagai gambaran, emas 18 karat biasanya berkisar di sekitar 15,2-15,9 g/mL, sementara emas 14 karat sekitar 12,9-14,6 g/mL.

Jika hasil pengukuran jauh di bawah kisaran tersebut, emas patut dicurigai palsu atau memiliki kadar emas yang sangat rendah sehingga perlu dicek ulang di toko emas atau lembaga tepercaya.

3. Uji Suara Dering

Emas asli cenderung menghasilkan bunyi dering yang lebih panjang dan nyaring saat dijatuhkan ke permukaan keras seperti logam atau keramik, karena strukturnya yang lebih padat.

Emas palsu biasanya menghasilkan bunyi yang lebih pendek dan kurang nyaring, namun perlu diingat bahwa tes suara ini cukup subjektif dan tidak seakurat pengujian densitas atau pengecekan di toko emas, sehingga lebih baik dijadikan pelengkap saja, bukan sebagai metode utama.

4. Uji Gigit

Emas murni bersifat lunak. Semakin tinggi kadar karatnya, semakin mudah meninggalkan bekas saat diberi tekanan, termasuk saat digigit ringan pada bagian tertentu.

Namun, cara ini berisiko merusak permukaan emas dan tidak relevan untuk perhiasan yang sudah dicampur dengan logam lain, sehingga sebaiknya tidak dijadikan metode utama untuk mengecek keaslian dan lebih aman menggantinya dengan pengecekan profesional di toko emas atau butik logam mulia.

Cara Profesional Mengecek Keaslian Emas

Selain mengeceknya secara mandiri di rumah, toko emas resmi dan lembaga keuangan biasanya menggunakan alat uji profesional untuk memastikan keaslian emas dengan lebih akurat.

Beberapa di antaranya adalah alat uji kadar emas seperti Karatimeter atau X-Ray Fluorescence (XRF) yang dapat membaca kadar karat dan komposisi logam tanpa merusak emas.

Di Indonesia, Anda bisa membawa emas ke toko emas tepercaya, Pegadaian, atau butik logam mulia seperti Antam dan UBS untuk dilakukan pengecekan standar, mulai dari penimbangan presisi, uji kadar, hingga verifikasi sertifikat.

Ciri-Ciri Emas 24 Karat Asli dan Cara Profesional Mengeceknya

Emas 24 karat dikenal sebagai emas dengan kadar kemurnian tertinggi, yaitu sekitar 99,9 persen, sehingga sering dipilih untuk investasi emas batangan.

Karena nilainya tinggi, jenis ini juga paling sering jadi sasaran pemalsuan, sehingga penting untuk memahami ciri-ciri emas 24 karat asli dan selalu membeli dari penjual atau butik logam mulia yang tepercaya.

Karakteristik Khusus Emas 24 Karat

Selain memiliki cap 999 atau 24K, ciri-ciri emas 24 karat asli lainnya adalah warna oranye kekuningan yang pekat, tekstur yang cenderung lunak, dan densitas yang mendekati 19,3 g/mL.

Emas 24 karat asli umumnya disertai sertifikat resmi dari produsen seperti Antam atau UBS, lengkap dengan nomor seri dan fitur pengaman yang bisa diverifikasi melalui aplikasi resmi atau pengecekan langsung di butik logam mulia.

Tes Asam Nitrat

Metode ini biasa digunakan pelaku usaha emas untuk memastikan keaslian secara lebih akurat. Emas asli tidak akan bereaksi saat diteteskan asam nitrat.

Sebaliknya, emas palsu akan berubah warna. Kuning keemasan menandakan lapisan kuningan, hijau menandakan besi berlapis emas, dan putih susu menandakan perak berlapis emas.

Asam nitrat bersifat korosif dan berbahaya bagi saluran pernapasan. Jadi, sebaiknya serahkan uji ini pada tenaga profesional, bukan dilakukan sendiri di rumah.

Gunakan Aplikasi Pengecekan seperti CertiEye

Produsen emas batangan seperti Antam kini menyediakan aplikasi verifikasi resmi seperti CertiEye yang dapat digunakan untuk memindai QR Code pada kemasan emas dan memeriksa keaslian nomor seri serta sertifikat secara digital.

Cara ini praktis dilakukan sendiri, terutama sebelum membeli emas batangan Antam dari penjual perorangan, karena membantu memastikan emas yang diterima sesuai dengan data di sistem produsen.

Tips Aman Membeli Emas Agar Tidak Tertipu

Selain memahami ciri-ciri emas, penting juga menerapkan kebiasaan berikut agar transaksi jual beli emas Anda lebih aman.

1. Beli di Gerai atau Platform Terpercaya

Pastikan Anda membeli emas di toko resmi, butik logam mulia, atau platform tabungan emas digital yang berizin dan diawasi oleh OJK. Jangan tergiur oleh harga jauh di bawah pasaran hanya karena tergesa-gesa.

2. Simpan Bukti dan Sertifikat Pembelian

Selalu simpan nota, sertifikat, dan dokumen pembelian emas. Kelengkapan dokumen ini menjaga nilai jual emas Anda tetap optimal di kemudian hari.

3. Perhatikan Kewajaran Harga di Pasaran

Waspadai penawaran emas dengan harga jauh di bawah harga pasar. Ini sering jadi indikasi awal emas palsu atau hasil tindak kejahatan, jadi selalu bandingkan dengan harga acuan resmi sebelum bertransaksi.

Kesimpulan

Memahami ciri-ciri emas asli, mulai dari sifat tidak magnetis, tahan korosi, dan kepadatan tinggi, hingga kelengkapan cap kadar karat, akan membantu Anda terhindar dari kerugian akibat emas palsu. Kombinasikan uji manual sederhana di rumah dengan verifikasi profesional di toko emas resmi atau aplikasi seperti CertiEye untuk hasil yang lebih akurat.

Jadi, jangan buru buru saat membeli emas, terutama untuk tujuan investasi jangka panjang. Sedikit ketelitian di awal bisa menghindarkan Anda dari kerugian besar di kemudian hari.

Jika Anda ingin mengetahui informasi seputar edukasi dan tips investasi emas lebih lanjut, kunjungi laman Emas Murni Asli dan cek postingan lainnya!

Pertanyaan yang sering diajukan

Cara mengetahui apakah itu emas atau bukan?

Mulai dari cek fisik: tes magnet, lihat kode kadar karat, perhatikan warna dan kilau, serta tes densitas sederhana dengan air. Untuk kepastian, bawa ke toko emas atau butik logam mulia tepercaya.

Apakah emas palsu mengapung di air?

Tidak. Emas asli justru tenggelam karena densitasnya tinggi. Jika logam mengapung atau melayang di air, besar kemungkinan itu bukan emas asli.

Emas palsu tandanya apa?

Biasanya mudah tertarik oleh magnet, cepat berubah warna atau berkarat, meninggalkan goresan gelap pada keramik, dan bisa bereaksi saat ditetesi asam nitrat.

Emas tanpa kode, apakah asli?

Perhiasan dan emas batangan asli umumnya memiliki kode kadar karat. Jika tidak ada kode sama sekali, sebaiknya dicurigai dan dicek lagi di toko emas atau lembaga tepercaya.

Emas palsu apa ada kodenya?

Ada. Kode kadar karat juga bisa dipalsukan, jadi jangan hanya mengandalkan cap. Tetap kombinasikan dengan uji fisik lain dan, jika perlu, pengecekan profesional.

Bagikan artikel ini
TE
Tim Editorial

Tim Emas Murni Asli

Dapatkan info harga emas di inbox Anda.

Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.

Butuh bantuan?