Bank adalah salah satu tempat penyimpanan emas yang paling aman. Namun demikian, tentu saja ada biaya yang harus Anda bayar untuk jasa penyimpanannya. Sebagai perbandingan, ini daftar biaya simpan emas di bank dari lima lembaga berbeda.
1. BCA Syariah

BCA Syariah, anak Perusahaan BCA, mengenakan jaminan kunci sebagai biaya menyimpan emas di bank tersebut. Anda membayar biaya ini sekali di awal sebesar Rp1.500.000 sebagai cadangan bila kunci hilang atau kotak penyimpanan rusak.
Dana jaminan ini dapat Anda ambil kembali setelah masa sewa selesai. Adapun besar biaya sewanya disesuaikan dengan ukuran Safe Deposit Box (SDB) yang Anda pilih.
- Very Small (60 cm × 12 cm × 7 cm): Rp300.000
- Small (60 cm × 26 cm × 7 cm): Rp550.000
- Medium (60 cm × 26 cm × 12 cm): Rp1.000.000
- Large (60 cm × 26 cm × 25 cm): Rp1.300.000
Sebagai catatan, harga di atas belum termasuk PPN 11%. Selain itu, BCA Syariah juga memberlakukan denda jika telat perpanjang sewa. Besar dendanya dihitung per hari, sesuai lamanya keterlambatan.
2. OCBC NISP
Sementara itu, OCBC NISP lebih selektif dalam menyediakan SDB. Layanan ini umumnya untuk nasabah Premier atau Private Banking. Nasabah baru wajib punya rata-rata aset senilai Rp100-200 miliar dalam sebulan terakhir untuk bisa menyewa.
Adapun biaya simpan emas fisik di bank ini yaitu:
- Small (60 cm × 25 cm × 7,5 cm): Rp600.000
- Medium (60 cm × 25 cm × 12,5 cm): Rp1.000.000
- Large (60 cm × 25 cm × 25 cm): Rp1.500.000
Selain itu, ada juga denda keterlambatan di OCBC NISP yang cukup ketat. Telat 30-89 hari kena denda 10% dari harga sewa, sedangkan telat satu tahun penuh (365 hari), dendanya setara 100% dari biaya sewa tahunan.
3. BSI

Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI menetapkan tarif SDB yang relatif murah untuk menjangkau nasabah kelas menengah. Menariknya, BSI juga mengklaim bahwa biaya pemeliharaan jaminannya lebih murah daripada bank-bank pesaing.
Berikut rincian biaya penyimpanan emas di bank syariah ini:
- Kecil (24” × 10” × 3”): Rp500.000
- Sedang (24” × 10” × 5”): Rp600.000
- Besar (24” × 10” × 10”): Rp800.000
4. BRI

Di sisi lain, nasabah BRI dengan kategori Private atau Wealth yang saldonya lebih dari Rp100 miliar mendapat fasilitas bebas biaya sewa tahunan untuk ukuran tertentu.
Namun, nasabah non-prioritas yang terlambat membayar akan didenda Rp50 ribu di hari pertama dan Rp10 ribu setiap hari berikutnya, dengan batas maksimal denda Rp350 ribu.
- Mini (24” × 5” × 3”): Rp200.000
- Kecil (24” × 10” × 3”): Rp500.000
- Sedang (24” × 10” × 5”): Rp650.000
- Besar (24” × 10” × 10”): Rp950.000
5. CIMB Niaga

CIMB Niaga memastikan biaya SDB-nya sudah lengkap, termasuk PPN dan biaya materai untuk surat perjanjian. Tersedia boks hingga ukuran XL, yang menandakan bahwa bank ini siap melayani nasabah dengan kebutuhan penyimpanan aset fisik dalam jumlah besar.
Lantas, berapa biaya simpan emas di bank ini? Berikut detail harganya:
- Small: Rp750.000
- Medium: Rp1.000.000
- Large: Rp1.500.000
- Extra Large: Rp2.500.000
Pada akhirnya, pertimbangan final sebaiknya tak hanya dengan melihat biaya simpan emas di bank, tetapi juga tujuan investasi dan volume aset Anda. Namun, untuk transaksi jual-beli emas yang terjamin aman, spread tipis, dan untung maksimal, pilihlah Emas Murni Asli sebagai mitra tepercaya.




