Lewati ke konten utama
Emas batangan bersertifikat resmi, harga transparan diperbarui setiap hari.Lihat Koleksi
Emas Murni Asli
Rp 2.605.000/gram(-0,95%)
Investasi

Panduan Buyback Logam Mulia, Strategi Tetap Untung, dan Cara Menghitungnya

Pahami buyback logam mulia, faktor penentu, cara hitung, dan strateginya

· · 6 menit baca

Perhiasan emas sebagai investasi dan aset berharga dengan latar belakangan tangan

Dalam dunia investasi, buyback berarti penjualan kembali dan membawa keuntungan untuk investor atau pemilik emas apabila di jual di waktu yang tepat dan sesuai. Buyback tidak selalu menguntungkan terutama pada sektor logam mulia, risiko kerugian ada di depan mata karena beberapa faktor yang tidak bisa dicegah. Mari kita bahas apa itu buyback pada logam mulia dengan tuntas, simak artikel di bawah ini.

Pengertian Buyback Logam Mulia

Buyback merupakan aktivitas penjualan kembali emas dalam berbagai bentuk seperti batangan, kepingan, hingga perhiasan. Umumnya, layanan buyback tersedia di berbagai gerai toko emas yang tersebar di Indonesia. Namun, parameter harga jual kembali emas seperti logam mulia memiliki standar yang berbeda-beda. Tidak dapat dipastikan pada proses buyback logam mulia bisa menguntungkan dan berisiko mengalami kerugian. Maka dari itu, sebelum melakukan buyback baiknya kenali strategi buyback logam mulia. 

Parameter Penentu Harga Buyback 

Harga buyback logam tidak tetap dan akan terus berubah karena faktor eksternal seperti nilai tukar dolar, kondisi ekonomi global, hingga tingkat permintaan pasar. Maka dari itu, nilai emas yang akan Anda jual kembali kerap berubah dan tidak sesuai dengan harga kuitansi pada saat membeli. Berikut ini parameter penentu harga buyback logam mulia: 

1. Perbedaan Harga Jual & Buyback 

Penting untuk Anda mengetahui informasi berapa potongan buyback saat membeli emas di toko langganan Anda. Pada kuitansi emas perhiasan, potongan buyback berkisar antara 5%-10% untuk menutupi ongkos operasional perusahaan dan margin keuntungan bagi penyedia layanan buyback. Sudah menjadi rahasia umum jika buyback memiliki selisih yang relatif rendah dibandingkan harga jual dan harga beli kembali. 

2. Kondisi Fisik dan Sertifikat Emas 

Kualitas emas logam mulia tidak hanya ditentukan oleh kadar kemurniannya, tapi kondisi fisik dan sertifikatnya. Sulit diterima, namun logam mulia yang akan dijual kembali nilainya akan ditentukan dari apakah mengalami perubahan bentuk, adakah sertifikat resminya, dan di beberapa kasus menyebutkan bahwa kemasan logam mulia juga ikut serta berpengaruh pada nilai buyback itu sendiri. Maka dari itu, simpan logam mulia dengan baik pada tempat yang kokoh, tidak lembab, dan aman. 

3. Pasar Global 

Faktor eksternal seperti perang, kebijakan bank sentral dunia, kenaikan suku bunga, dan nilai tukar dolar turut menjadi alasan kenapa harga buyback logam mulia tidak stabil. Pilih momentum yang tepat sebelum Anda menjual logam mulia untuk hindari kerugian materi. 

4. Kebijakan Penetapan Harga Buyback 

Setiap penyedia layanan buyback memiliki standar dan kebijakan yang berbeda. Beberapa layanan memberikan harga tinggi untuk pelanggan dengan kondisi tertentu. Saat membeli logam mulia di berbagai toko emas di Indonesia, gali informasi lebih detail terkait kebijakan buyback dan pastikan toko perhiasan langganan Anda transparan dengan harga emas real time. 

5. Tipe dan Merek Emas

Buyback logam mulia ditentukan juga oleh faktor merek. Di beberapa merek seperti logam mulia Antam, harga buyback transparan dan dipublikasi secara realtime. Beli logam mulia dengan sertifikat yang pasti dan produsen resmi agar mudah terverifikasi dan mendapat nilai buyback lebih tinggi dibandingkan emas logam mulia tanpa merek. 

Matriks Perbandingan Layanan Buyback di Indonesia

Di Indonesia, beberapa penyedia layanan buyback memiliki estimasi spread yang disesuaikan dengan biaya operasional hingga margin keuntungan. Spread merupakan selisih harga jual toko dengan harga beli kembali emas jenis perhiasan maupun logam mulia. Semakin kecil persentase spreadnya maka akan semakin menguntungkan bagi investor yaitu Anda. Di bawah ini tabel perbandingan selisih buyback emas logam mulia di 5 penyedia platform besar di Indonesia:

Penyedia Buyback

Estimasi Spread

Karakteristik

Target Buyback

Butik Antam

Berkisar 9% - 10%

Menggunakan harga resmi nasional, potongan PPh 22 jika di atas 10 gram

Pemegang Antam certicard 

Galeri 24

Berkisar 10% - 11% (Galeri 24)

Berkisar 6% - 8% (Jual Antam)

Menerima emas Antam dan merk lain

Pemilik emas yang ingin menjual dan butu outlet terdekat dan tersebar di Indonesia

IndoGold

Berkisar 7% - 9%

Menerima cetak emas, buyback emas fisik atau digital

Investor hybrid 

Lakuemas

Berkisar 6% - 8%

Menerima buyback Antam di butik resmi atau partner reseller

Pemilik emas yang butuh pencairan cepat via ekosistem digital

UBS atau Toko Emas Swasta

Berkisar 10% - 13%

Dokumen lebih fleksibel tapi spread harga relatif lebar

Pemilik emas Antam dengan atau tanpa sertifikat

Penting untuk diketahui, spread atau selisih harga pada tabel di atas mengacu pada ukuran emas logam mulia berat 1 gram.  Semakin besar gramasi yang akan Anda jual, maka selisih efektifnya semakin kecil karena biaya pembuatan gramasi besar lebih sedikit dan efisien. 

Selain itu, kondisi kemasan yang rusak juga kerap dikenakan biaya berkisar Rp10.000 - Rp50.000. 

Cara Menghitung Buyback Logam Mulia

Grafik di atas merupakan nilai buyback terbaru logam mulia dalam 1 gram. Mengutip dari laman resmi Harga Emas, potongan buyback terdiri dari perkiraan harga barang, PPh22, dan Materai sehingga dihasilkan hasil akhir dari buyback. 

Misalnya, Anda ingin menjual logam mulia dengan berat 10 gram. Maka berikut perhitungannya: 

Total Buyback = (Berat emas (gram) x harga buyback pergram) - Pajak PPh 22

Total buyback = (10 gram x Rp 2.546.000) - Rp381.900

Jadi, total buyback = Rp25.078.100

Penting untuk diketahui, buyback logam mulia Antam di bawah 10 gram tidak dikenakan PPh 22% atau 1.5Z% dari nilainya. Dan, tidak semua toko penyedia buyback menggunakan materai serta kerap melibatkan potongan kondisi barang yang Anda jual.

Strategi Buyback Logam Mulia

Mencegah kerugian dari buyback logam mulia bisa dilakukan dengan memahami strategi. Mengutip dari laman resmi Pegadaian, berikut kondisi yang harus dipertimbangkan sebelum transaksi buyback logam mulia: 

1. Jual Saat Harga Emas Naik 

Momen ideal untuk buyback adalah saat harga emas meningkat dibandingkan dengan harga awal beli. Jika mulai terlihat tren kenaikan harga emas, momen ini bisa jadi waktu yang ideal untuk mendapatkan keuntungan. 

2. Jual Saat Kondisi Ekonomi Global Tidak Stabil 

Saat ekonomi global tidak stabil, investor besar kerap mengalihkan asetnya ke bentuk emas sebagai bentuk menjaga kekayaannya. Di momen ini, harga emas cenderung naik karena permintaannya yang tinggi. Pada situasi ini, muncul peluang mendapatkan harga buyback lebih tinggi. 

3. Ketika Pergerakan Kurs Menguntungkan 

Harga emas mengacu kurs dollar AS. Adanya perubahan nilai tukar rupiah ikut mempengaruhi harga emas. Pada kondisi tertentu, pergerakan kurs meningkatkan harga emas.

4. Jual Saat Butuh Dana Darurat

Emas merupakan aset investasi yang mudah dicarikan dalam kondisi genting. Apabila membutuhkan dana darurat, lakukan transaksi buyback tanpa melihat grafik spread saat itu.

5. Jual Ketika Nilai investasi Tidak Sesuai Planning 

Investasi berkaitan dengan keuntungan, tidak jarang investasi mengalami kerugian atau tidak sesuai dengan target dan rencana awal. Apabila nilai investasi tidak sesuai dengan planning, segera atur strategi investasi yang baru termasuk transaksi buyback logam mulia. Kemudian, dana hasil menjual aset ini bisa dialihkan ke instrumen investasi lainnya seperti saham atau reksadana. 

Cek segera estimasi buyback Anda di laman Emas Murni Asli. Apabila ingin  mulai berinvestasi logam mulia, pelajari panduan investasi emas bagi pemula, strategie, dan rekomendasi emas yang ideal untuk investasi di emasmurniasli.co.id , klik untuk dapatkan informasinya. 

Pertanyaan yang sering diajukan

1. Berapa selisih buyback emas Antam?

Selisih buyback antam berkisar Rp150.000 hingga Rp 165.000 per gramnya. Sebelum transaksi buyback logam mulia hari ini, cek spread di toko yang akan anda kunjungi dan perhatikan grafik kenaikan harga emas untuk mengurangi risiko kerugian.

2. Apakah harga buyback emas bisa naik?

Ya, tentu bisa naik. Harga emas bergerak dinamis mengikuti harga emas dunia dan harga jual emas di pasaran.

3. Bagaimana menghitung buyback emas?

Buyback logam mulia dilakukan dengan mengalikan berat emas dalam gram dengan harga buyback yang berlaku pada hari itu. Apabila emas lebih dari 10 gram maka dikenakan PPh 22% atau sekitar 1,5%.

4. Kenapa buyback emas turun?

Karena mengikuti penurunan harga emas di sektor global dan adanya selisih biaya operasional.

5. Berapa lama buyback Antam cair?

Estimasi waktu 1-3 hari kerja, tidak dihitung tanggal libur nasional atau Sabtu dan Minggu.

Bagikan artikel ini
TE
Tim Editorial

Tim Emas Murni Asli

Dapatkan info harga emas di inbox Anda.

Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.

Butuh bantuan?