Cara merawat emas yang tepat membantu perhiasan Anda tetap berkilau dan bernilai tinggi dalam jangka panjang. Tanpa perawatan yang benar, emas bisa terlihat kusam meski jarang dipakai, apalagi jika sering terpapar keringat dan bahan kimia.
Banyak pemilik perhiasan hanya menyimpan emas begitu saja tanpa memperhatikan cara membersihkan dan menatanya dengan benar. Padahal, kebiasaan sederhana sehari-hari sangat memengaruhi kondisi fisik emas dalam waktu lama.
Artikel ini akan mengulas penyebab emas mudah kusam serta cara merawat emas yang bisa Anda terapkan, mulai dari cara menyimpan hingga membersihkannya di rumah.
Kenapa Emas Bisa Kusam dan Berubah Warna
Perhiasan emas yang Anda pakai sehari-hari umumnya bukan emas murni, melainkan campuran dengan logam lain agar lebih kuat. Berikut beberapa penyebab utama emas mudah kusam dan berubah warna.
- Keringat: Keringat yang menempel saat memakai perhiasan bisa bereaksi dengan logam campuran dan meninggalkan noda gelap.
- Oksidasi: Logam campuran dalam emas dapat bereaksi dengan udara dan kelembapan sehingga permukaannya tampak kusam.
- Reaksi kimia: Parfum, losion, dan sabun mengandung zat yang bisa merusak lapisan emas jika sering menempel.
- Paparan klorin: Air kolam renang yang mengandung klorin bisa mengubah warna emas menjadi kehitaman atau kebiruan.
- Kadar emas rendah: Semakin rendah kadar emas, semakin banyak logam campurannya sehingga warnanya lebih mudah berubah.
- Gesekan: Gesekan terus-menerus dengan benda lain dapat mengikis lapisan emas dan mempercepat munculnya goresan.
Baca Juga: Cara Membersihkan Emas yang Menghitam dan Tips Perawatannya
Cara Merawat Emas agar Tetap Berkilau
Setelah mengetahui penyebabnya, terapkan cara merawat emas berikut agar perhiasan Anda kembali berkilau dan lebih awet. Sepuluh langkah ini bisa langsung Anda praktikkan di rumah tanpa alat khusus.
1. Simpan di Kotak Berlapis Lembut dan Tertutup
Simpan perhiasan emas Anda di dalam kotak berlapis kain lembut atau beludru, lalu tutup rapat setelah digunakan. Wadah seperti ini melindungi permukaan emas dari goresan akibat gesekan dengan benda keras dan mencegah debu maupun udara lembap mempercepat proses kusam.
Anda juga bisa menandai setiap kompartemen sesuai jenis perhiasan agar lebih mudah ditemukan saat akan dipakai kembali.
2. Pisahkan Setiap Perhiasan Saat Disimpan
Jangan menumpuk cincin, gelang, kalung, dan anting dalam satu ruang penyimpanan yang sama. Gesekan antarperhiasan bisa menimbulkan goresan halus dan membuat rantai kalung mudah kusut, jadi gunakan kompartemen terpisah atau kain pembungkus untuk setiap perhiasan.
Untuk kalung dengan rantai tipis, masukkan satu ujungnya ke dalam sedotan plastik sebelum dikaitkan supaya tidak mudah kusut.
3. Tambahkan Silika Gel untuk Menjaga Kelembapan
Letakkan silika gel atau kapur barus di dalam kotak perhiasan untuk menyerap kelembapan berlebih. Kelembapan yang tinggi mempercepat proses oksidasi pada logam campuran dalam emas sehingga warnanya lebih cepat kusam.
Anda bisa menjemur silika gel di bawah sinar matahari secara berkala agar daya serapnya kembali maksimal sebelum digunakan lagi.
4. Bersihkan dengan Sabun Cuci Piring dan Air Hangat
Campurkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam semangkuk air hangat, lalu rendam perhiasan selama sepuluh sampai lima belas menit. Sikat perlahan menggunakan sikat gigi berbulu halus untuk mengangkat kotoran yang menempel, kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan menggunakan kain mikrofiber.
Hindari menggunakan air yang terlalu panas karena dapat merusak struktur perhiasan atau membuat batu permata menjadi longgar.
5. Gunakan Soda Kue untuk Noda Membandel
Campurkan soda kue dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental, lalu oleskan pada bagian yang menghitam. Diamkan sekitar lima menit, kemudian bilas dan keringkan menggunakan kain lembut, dan gunakan cara ini secukupnya, maksimal sebulan sekali, agar lapisan emas tidak terkikis.
Metode ini sangat cocok untuk mengatasi noda hitam yang menempel akibat reaksi keringat dalam waktu lama.
6. Lepaskan Perhiasan Sebelum Berenang, Mandi, atau Berolahraga
Klorin pada air kolam renang dan keringat berlebih saat berolahraga dapat mempercepat perubahan warna pada emas. Lepaskan perhiasan sebelum melakukan aktivitas tersebut agar permukaannya tidak mudah kusam atau tergores, dan simpan di tempat aman terlebih dahulu sebelum berangkat.
Kebiasaan ini juga membantu mencegah risiko perhiasan hilang atau tertinggal saat Anda beraktivitas fisik.
7. Pakai Emas Setelah Memakai Parfum dan Kosmetik
Parfum, losion, dan produk rias mengandung zat kimia yang bisa meninggalkan residu pada permukaan emas. Pastikan Anda mengenakan produk perawatan tubuh terlebih dahulu, baru kenakan perhiasan emas setelahnya, dan terapkan kebiasaan ini juga untuk sabun cuci piring atau deterjen.
Cara sederhana ini cukup efektif mengurangi risiko emas cepat kusam akibat reaksi kimia harian.
8. Periksa Kondisi Pengait dan Sambungan secara Berkala
Selain kebersihan, periksa juga kondisi pengait, sambungan rantai, dan dudukan batu permata secara rutin. Bagian yang mulai longgar sebaiknya segera diperbaiki agar perhiasan tidak terlepas atau batu permatanya hilang.
Jika menemukan bagian yang berkarat atau kendor, segera bawa ke tukang emas terpercaya untuk diperbaiki.
9. Hindari Paparan Bahan Kimia Rumah Tangga pada Emas Muda
Emas muda dengan kadar sembilan hingga tujuh belas karat mengandung lebih banyak logam campuran sehingga lebih rentan bereaksi dengan bahan kimia. Hindari kontak dengan pemutih, cairan pembersih lantai, dan deterjen agar warnanya tidak cepat berubah, dan bersihkan lebih sering dibanding emas berkadar tinggi karena lebih cepat kusam.
Menerapkan cara merawat emas muda agar tetap berkilau seperti ini membantu perhiasan tetap tampak seperti baru meski sering dipakai.
10. Gunakan Kain Poles Khusus Secara Rutin
Gunakan kain poles emas untuk mengembalikan kilau perhiasan tanpa perlu mencucinya setiap hari. Gosok perlahan searah pada permukaan emas hingga terlihat lebih cerah dan bersih. Lakukan langkah ini setelah membersihkan emas dengan air agar hasilnya lebih maksimal dan tahan lama.
Baca Juga: 4 Penyebab Emas Menghitam dan Cara Membersihkannya agar Kembali Berkilau
Rawat Emas Anda dan Percayakan Koleksinya Pada Kami
Menerapkan cara merawat emas di atas secara rutin membantu perhiasan Anda tetap berkilau dan awet dalam waktu lama. Simpan dengan tepat, bersihkan secara berkala, dan hindari paparan bahan kimia agar nilainya tetap terjaga.
Jika Anda sedang mencari emas logam mulia, KitKat Gold, atau ingin membuat emas custom sesuai desain impian, kunjungi emasmurniasli.co.id sekarang. Semua produk tersedia dengan kadar jelas dan proses transaksi yang transparan. Dapatkan produk emas berkualitas dan terpercaya untuk melengkapi koleksi perhiasan Anda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa lama sebaiknya perhiasan emas dibersihkan?
Emas yang sering dipakai sebaiknya dibersihkan setiap satu sampai dua minggu sekali. Untuk perhiasan yang jarang digunakan, bersihkan sebelum disimpan dalam waktu lama.
Apakah emas menghitam berarti kadarnya berkurang?
Tidak selalu demikian. Perubahan warna biasanya disebabkan oleh reaksi logam campuran terhadap keringat atau bahan kimia, bukan berkurangnya kadar emas asli.
Bolehkah emas dibersihkan dengan pasta gigi?
Boleh, asalkan menggunakan pasta gigi putih tanpa butiran scrub dan tidak dilakukan terlalu sering. Pemakaian berlebihan berisiko membuat permukaan emas tergores halus.
Apa bedanya merawat emas tua dan emas muda?
Emas muda memerlukan perhatian ekstra karena kadar campuran logamnya lebih tinggi sehingga lebih mudah bereaksi dengan bahan kimia dibanding emas tua. Perawatannya pun sebaiknya dilakukan lebih sering agar kilaunya tetap terjaga.
Apakah brankas diperlukan untuk menyimpan emas?
Brankas lebih berperan menjaga keamanan dari risiko kehilangan, sedangkan kotak berlapis kain lembut tetap diperlukan untuk menjaga kondisi fisik perhiasan. Kombinasi keduanya bisa menjadi pilihan terbaik jika Anda memiliki banyak koleksi emas.
Tim Emas Murni Asli
Dapatkan info harga emas di inbox Anda.
Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.



