Emas hijau adalah salah satu varian emas yang jarang ditemukan di pasaran. Akan tetapi, emas ini punya daya tarik tersendiri karena warnanya yang unik. Emas ini merupakan hasil paduan logam mulia emas dan perak, terkadang ditambah tembaga atau seng, sehingga menghasilkan warna kehijauan lembut pada permukaannya.
Perlu dipahami, bahwa warna hijau gold ini bukan berasal dari pewarna buatan, melainkan hasil reaksi alami dari perpaduan logam mulia tersebut. Semakin tinggi kadar perak dalam campurannya, semakin kuat kesan hijau yang muncul pada permukaan emasnya.
Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai green gold, mulai dari sejarah, proses pembuatan, cara membedakan yang asli dan palsu, sampai kisaran harganya di pasaran. Selengkapnya, simak pada artikel berikut!
Apa itu Emas Hijau?
Emas hijau atau dikenal sebagai electrum, secara ilmiah disebut sebagai alloy atau paduan logam yang terdiri dari emas dan perak. Alloy alami ini pertama kali ditemukan di dasar sungai dan sudah dipakai sejak zaman kuno untuk membuat berbagai perkakas, mulai dari wadah minum hingga lapisan piramida.
Kandungan perak pada electrum alami ini umumnya bervariasi antara 10%-40%, tergantung pada tempat terbentuknya. Sementara untuk versi buatan manusia, biasanya dibuat dengan komposisi 80%-90% emas dan 10%-20% perak. Maka dari itu, warna yang dihasilkan lebih mendekati kuning keemasan dengan semburat hijau tipis.
Sejarah Emas Hijau dari Peradaban Kuno
Penggunaan electrum memiliki hubungan erat dengan sejarah peradaban kuno. Salah satu contoh paling terkenal berasal dari Lydia, wilayah yang kini berada di Turki, ketika paduan emas dan perak digunakan sebagai bahan pembuatan koin.
Material tersebut memiliki nilai karena mengandung dua logam mulia. Penggunaannya kemudian berkembang untuk berbagai benda dekoratif dan barang bernilai, sehingga keberadaannya tidak hanya berkaitan dengan transaksi keuangan saja.
Selain itu, bangsa Mesir kuno juga mengenal penggunaan paduan emas dan perak untuk berbagai kebutuhan dekoratif. Material dengan warna menyerupai emas ini digunakan pada sejumlah benda dan elemen arsitektur yang memiliki nilai simbolis.
Berabad-abad kemudian, material dengan karakteristik berwarna kehijauan ini kembali menarik perhatian dalam seni dekoratif. Pada periode Art Nouveau di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, warna yang terinspirasi alam ini banyak digunakan pada perhiasan, termasuk desain dengan motif daun, bunga, dan bentuk organik.
Kandungan Emas Hijau
Warna pada paduan emas tidak hanya ditentukan oleh jumlah kandungan emasnya, akan tetapi juga oleh jenis dan proporsi logam campurannya. Emas murni memiliki warna kuning yang khas, sehingga penambahan logam lain dapat mengubah tampilan akhirnya.
Perak merupakan unsur yang paling berpengaruh pada warna kehijauan pada hijau gold. Ketika dicampurkan dalam proporsi tertentu, perak dapat membuat warna emas terlihat lebih pucat dan terasa dingin.
Sementara itu, tembaga dan seng dapat digunakan dalam formulasi tertentu untuk memengaruhi karakteristik paduannya. Karena setiap campuran dapat memiliki komposisi yang berbeda, warna, dan sifat fisik produk tidak selalu sama
Unsur | Peran dalam paduan |
Emas | Menjadi logam utama dan menentukan kadar emas |
Perak | Membantu menghasilkan rona lebih pucat dan kehijauan |
Tembaga | Dapat memengaruhi warna dan karakter material |
Seng | Dapat digunakan untuk menyesuaikan sifat paduan |
Penggunaan bahan tertentu juga perlu diperhatikan. Bahan seperti Kadmium juga pernah digunakan untuk beberapa formulasi untuk menghasilkan warna tertentu, tetapi bahan tersebut memiliki risiko kesehatan sehingga penggunaannya pada produk konsumen cukup dibatasi secara ketat.
Kelebihan dan Kekurangan Emas Hijau
Sebagai material yang tidak terlalu sering dijumpai di pasaran, emas hijau memiliki daya tariknya sendiri bagi sebagian orang. Namun, keunikannya juga membuat Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilihnya sebagai bahan perhiasan.
Kelebihan
- Tampilannya unik: Rona kehijauan memberikan alternatif bagi Anda yang ingin menggunakan perhiasan dengan warna yang berbeda.
- Memiliki nilai historis: Penggunaan electrum telah dikenal sejak peradaban kuno sehingga material ini memiliki daya tarik sejarahnya tersendiri.
- Cocok untuk desain khusus: Warnanya dapat digunakan untuk konsep perhiasan bertema natural, vintage, atau artistik.
- Bisa dikombinasikan: Warna kehijauan dapat dipadukan dengan emas kuning, putih, atau rose gold untuk menciptakan desain mixed metal.
Kekurangan:
- Ketersediaannya terbatas: Produk emas dengan warna ini tidak sebanyak emas kuning atau putih sehingga pilihannya cenderung lebih sedikit.
- Warna dapat berbeda: Hasil akhirnya bergantung pada komposisi paduan sehingga tampilan antarproduknya tidak selalu sama.
- Perlu ketelitian saat membeli: Istilah yang digunakan penjual dapat berbeda, sehingga kadar dan komposisi sebaiknya diperiksa.
- Tidak selalu berwarna hijau pekat: Karakter alaminya cenderung berupa rona lembut sehingga ekspektasi warnanya perlu disesuaikan.
Cara Membedakan Emas Hijau Asli dan Palsu
Keunikan warna hijau pada emas ini membuat green gold perlu diperiksa dengan lebih teliti. Maka dari itu, sebaiknya Anda tidak mengeceknya sendiri hanya dari warnanya saja, akan tetapi juga mengetahui kadar emasnya secara akurat. Berikut beberapa hal yang perlu Anda periksa sebelum membelinya, yaitu:
- Periksa cap kadar, jika tersedia pada bagian perhiasan.
- Cocokkan informasi produk dengan keterangan kadar dan berat yang diberikan penjual.
- Perhatikan dokumen atau sertifikat untuk produk yang menyertakannya.
- Hindari produk dengan klaim warna berlebihan tanpa informasi komposisi yang jelas.
- Lakukan uji kadar di toko emas atau tempat pengujian logam mulia tepercaya jika membutuhkan kepastian.
Pemeriksaan kadar ini sangat penting, terutama jika nilai transaksinya cukup besar. Dengan begitu, Anda tidak hanya membelinya berdasarkan warna atau istilah green gold saja, akan tetapi juga mengetahui material yang sebenarnya Anda dapatkan.
Kenali Keunikan Emas dan Temukan Pilihan Anda
Emas hijau atau green gold membuktikan bahwa logam mulia memiliki karakteristik yang unik dan keberagaman warna. Sejarah panjang, komposisi yang khas, serta tampilannya yang tidak biasa, membuat material ini cukup menarik untuk dipelajari sebagai bagian dari desain perhiasan.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut berbagai pilihan emas berkualitas, Emas Murni Asli menyediakan produk logam mulia batangan, Kitkat Gold, hingga layanan emas custom. Kunjungi laman emasmurniasli.co.id untuk detail produk lebih lengkap atau pun berkonsultasi mengenai kebutuhan Anda. Konsultasi sekarang→
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah emas berwarna hijau benar-benar ada?
Ada. Warna tersebut dapat dihasilkan dari paduan emas dengan logam lain, terutama perak, dan umumnya terlihat sebagai kuning kehijauan atau hijau lembut.
Apa penyebab warna emas menjadi hijau?
Warna tersebut dipengaruhi oleh komposisi logam dalam paduan, terutama perbandingan emas dan perak. Jadi, warna hijau berasal dari karakter material, bukan sekadar pewarna permukaan.
Apakah green gold sama dengan emas hijau?
Green gold merupakan istilah bahasa Inggris yang dapat digunakan untuk menyebut emas dengan rona kehijauan. Namun, komposisi produk tetap perlu diperiksa karena formulasi setiap paduan dapat berbeda.
Apakah emas hijau cocok untuk perhiasan?
Cocok, terutama untuk perhiasan dengan desain unik, custom, vintage, atau terinspirasi alam. Material ini juga dapat dipadukan dengan warna emas lainnya.
Bagaimana cara memastikan keasliannya?
Periksa cap kadar dan dokumen produk, kemudian lakukan uji kadar di tempat tepercaya jika membutuhkan hasil yang lebih pasti.
Tim Emas Murni Asli
Dapatkan info harga emas di inbox Anda.
Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.



