Banyak orang mengira emas hanya digali dari tanah tanpa proses lain di baliknya. Padahal, jawaban dari pertanyaan emas terbuat dari apa jauh lebih kompleks, sebab logam mulia ini melewati perjalanan panjang mulai dari peristiwa kosmik di luar angkasa hingga serangkaian proses kimia di pabrik pemurnian sebelum akhirnya menjadi perhiasan atau emas batangan.
Secara sederhana, emas terbuat dari unsur kimia bernama Aurum (Au) yang terbentuk melalui reaksi nuklir ekstrem miliaran tahun lalu, kemudian diekstraksi dari bijih di dalam bumi menggunakan metode tertentu, dan dimurnikan hingga mencapai kadar 24 karat. Jadi, kalau ditanya emas itu terbuat dari apa, jawabannya bukan sekadar "logam kuning yang digali", melainkan hasil dari proses fisika, geologi, dan kimia yang saling berkaitan.
Artikel ini membahas asal usul emas serta metode yang digunakan manusia untuk mengubah bijih mentah menjadi logam mulia siap pakai, lengkap dengan langkah di setiap prosesnya.
Definisi dan Asal Usul Emas Secara Ilmiah
Secara ilmiah, emas adalah unsur kimia dengan nomor atom 79, bersimbol Au yang berasal dari kata Latin "aurum". Emas tergolong logam mulia karena tahan korosi, tidak mudah bereaksi dengan zat lain, memiliki daya hantar listrik tinggi, serta mudah dibentuk tanpa mudah patah.
Berbeda dari anggapan umum, emas tidak terbentuk secara alami di dalam inti bumi. Para ilmuwan meyakini emas lahir melalui proses bernama r-process nucleosynthesis, yaitu penangkapan neutron secara sangat cepat yang hanya mungkin terjadi pada peristiwa kosmik berenergi luar biasa besar. Jadi, saat seseorang bertanya emas terbuat dari apa, jawaban paling mendasar sebenarnya berasal dari luar angkasa, bukan dari perut bumi.
Bagaimana Proses Emas Terbentuk di Alam
Sebelum sampai ke tangan manusia, emas melewati dua tahap besar. Tahap pertama terjadi di alam semesta, sedangkan tahap kedua berlangsung di dalam bumi melalui proses geologi selama jutaan tahun.
Proses Kosmik lewat Tabrakan Bintang Neutron
Penelitian yang melibatkan tim astronom dari University of Warwick mengonfirmasi bahwa emas tercipta dari tabrakan dua bintang neutron, fenomena yang juga memancarkan gelombang gravitasi dan semburan sinar gamma pendek. Berikut tahapan terbentuknya emas secara kosmik.
- Bintang raksasa meledak menjadi supernova: Bintang bermassa besar yang kehabisan bahan bakar akan meledak dan sebagian intinya runtuh menjadi bintang neutron, yaitu benda langit super padat dengan medan gravitasi ekstrem.
- Dua bintang neutron saling bertabrakan: Tabrakan ini melepaskan energi dan suhu yang sangat tinggi, cukup untuk memicu penangkapan neutron secara cepat sehingga unsur berat seperti emas dan platinum bisa terbentuk dalam hitungan detik.
- Materi kaya emas terlempar ke angkasa: Ledakan tersebut menyebarkan debu kosmik yang mengandung emas ke seluruh penjuru galaksi, termasuk ke awan gas yang kelak membentuk tata surya kita.
Proses Geologis hingga Emas Terkumpul di Kerak Bumi
Setelah tersebar di angkasa, emas sampai ke bumi dan mengalami proses geologi lanjutan sebelum bisa ditambang. Berikut gambaran singkat prosesnya.
- Meteorit membawa emas ke permukaan bumi: Sekitar 4 miliar tahun lalu, bumi mengalami periode Late Heavy Bombardment, ketika jutaan meteorit yang membawa unsur berat menghantam permukaan planet.
- Aktivitas vulkanik dan hidrotermal mengangkat emas: Cairan panas dari dalam mantel bumi membawa partikel emas naik melalui celah batuan, lalu mengendap di urat urat kuarsa saat suhu menurun.
- Erosi memisahkan emas dari batuan induk: Proses pelapukan dan aliran sungai selama ribuan tahun melepaskan butiran emas dari batuan asalnya, sehingga terkumpul sebagai emas aluvial di dasar sungai atau tanah.
Metode Pemurnian Emas dari Bijih Menjadi Logam Mulia
Emas yang baru digali masih bercampur dengan tembaga, perak, dan mineral lain sehingga kadarnya baru sekitar 60 sampai 90 persen. Bijih tersebut perlu melewati beberapa metode pemurnian berikut agar siap dijual sebagai logam mulia.
Metode Sianidasi
Sianidasi adalah metode hidrometalurgi yang paling banyak dipakai industri pertambangan skala besar saat ini karena mampu mengolah bijih berkadar rendah secara ekonomis.
- Penghancuran dan penggilingan bijih: Bijih emas dihancurkan hingga menjadi partikel halus agar luas permukaannya lebih besar dan mudah bereaksi dengan larutan kimia.
- Pelindian dengan larutan sianida: Larutan natrium sianida dituangkan ke tumpukan bijih sehingga emas larut membentuk senyawa kompleks emas sianida yang terpisah dari kotoran.
- Pengendapan dengan seng: Logam seng digunakan sebagai reduktor untuk mengendapkan emas dari larutan, lalu endapan tersebut dilebur menjadi bullion.
Metode Aqua Regia
Aqua regia atau air raja adalah campuran asam nitrat dan asam klorida yang mampu melarutkan emas, biasanya dipakai untuk pemurnian skala kecil hingga menengah.
- Pencampuran emas kotor dengan aqua regia: Logam yang mengandung emas dilarutkan dalam campuran dua asam kuat tersebut hingga membentuk asam kloroaurik.
- Penyaringan larutan. Larutan disaring untuk memisahkan emas terlarut dari kotoran padat yang tidak ikut bereaksi.
- Pengendapan emas murni: Reduktor kimia ditambahkan untuk mengendapkan emas kembali dalam bentuk padat dengan kadar yang jauh lebih tinggi.
Metode Elektrolisis (Proses Wohlwill)
Proses Wohlwill menjadi tahap akhir pemurnian untuk mencapai kadar emas mendekati sempurna, yaitu 99,99 persen atau setara 24 karat.
- Emas kotor dijadikan anoda: Logam emas yang belum murni dipasang sebagai anoda di dalam sel elektrolitik berisi larutan asam.
- Arus listrik dialirkan melalui larutan: Proses ini membuat emas larut dari anoda dan mengendap kembali sebagai emas murni di katoda, sementara pengotor tertinggal di larutan.
- Emas murni dilebur menjadi batangan: Hasil elektrolisis kemudian dilebur dan dicetak menjadi emas batangan atau bahan baku perhiasan siap pakai.
Emas Putih Terbuat dari Apa? Ini Bedanya dengan Emas Kuning
Selain emas kuning, banyak orang juga penasaran emas putih terbuat dari apa karena warnanya yang jauh berbeda dari emas pada umumnya. Secara teknis, emas putih bukan logam tersendiri, melainkan hasil paduan atau alloy antara emas murni dengan logam berwarna putih seperti paladium, nikel, atau perak.
Campuran ini dibutuhkan karena emas murni bersifat lunak dan berwarna kuning pekat, sehingga perlu dipadukan dengan logam yang lebih keras agar tahan lama sebagai perhiasan. Setelah dicampur, permukaannya biasanya masih tampak agak kusam, sehingga dilapisi rhodium agar menghasilkan kilau putih keperakan yang mengilap dan tahan gores.
Emas Berharga karena Proses Panjang di Baliknya
Asal usul logam kuning ini ternyata melibatkan proses yang jauh lebih rumit daripada sekadar menggali tanah, mulai dari tabrakan bintang neutron di luar angkasa, proses geologi selama jutaan tahun, hingga metode pemurnian modern seperti sianidasi, aqua regia, dan elektrolisis. Itulah sebabnya emas selalu menjadi logam mulia yang bernilai tinggi dan diminati sebagai instrumen investasi maupun perhiasan.
Kalau Anda ingin memiliki emas dengan kualitas dan keaslian yang sudah teruji, Emas Murni Asli menyediakan berbagai pilihan seperti emas logam mulia batangan, Kitkat Gold, hingga emas custom sesuai desain yang Anda inginkan. Kunjungi emasmurniasli.co.id sekarang untuk mulai berinvestasi emas atau membuat perhiasan custom yang lebih personal.
Pertanyaan yang sering diajukan
Emas terbuat dari apa secara ilmiah?
Emas terbuat dari unsur kimia Aurum (Au) yang terbentuk melalui reaksi nuklir saat dua bintang neutron bertabrakan. Unsur ini kemudian sampai ke bumi lewat hantaman meteorit miliaran tahun lalu.
Kenapa emas selalu berwarna kuning?
Warna kuning pada emas disebabkan oleh struktur atomnya yang memantulkan cahaya dengan spektrum kuning secara khas. Sifat ini tidak berubah selama emas dalam kondisi murni tanpa campuran logam lain.
Apakah emas bisa dibuat secara sintetis dari logam lain?
Secara teori emas bisa dihasilkan lewat reaksi nuklir buatan, namun biayanya jauh lebih mahal dibandingkan harga jual emas itu sendiri. Oleh karena itu, seluruh emas yang beredar di pasaran berasal dari hasil tambang alami.
Emas putih terbuat dari apa?
Emas putih terbuat dari campuran emas murni dengan logam putih seperti paladium, nikel, atau perak, lalu dilapisi rhodium. Campuran ini membuat warnanya berubah dari kuning menjadi putih keperakan yang berkilau.
Bagaimana cara membedakan emas asli dan emas palsu?
Emas asli biasanya memiliki cap kadar karat resmi dan tidak mudah berubah warna saat digosok atau terkena cairan tertentu. Untuk kepastian yang lebih akurat, sebaiknya lakukan pengujian di toko emas terpercaya atau lembaga sertifikasi resmi.
Tim Emas Murni Asli
Dapatkan info harga emas di inbox Anda.
Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.



