Lewati ke konten utama
Emas batangan bersertifikat resmi, harga transparan diperbarui setiap hari.Lihat Koleksi
Emas Murni Asli
Rp 2.630.000/gram(+0,96%)
Perhiasan

Ketahui Kadar Emas Perhiasan 18K, 22K, dan 24K Sebelum Transaksi

Ketahui cara membaca kadar emas 18K, 22K, dan 24K.

· · 6 menit baca

Sebuah gambar toko perhiasan.

Banyak orang membeli perhiasan emas hanya karena tertarik pada modelnya. Padahal, salah satu faktor yang harus menjadi pertimbangan utama saat membelinya adalah kadar emas. Walaupun desainnya unik dan tampak seperti asli, sebagai konsumen, Anda berisiko rugi saat menjual kembali, atau bahkan tertipu dengan cap kadar yang tidak sesuai.

Di Indonesia, emas tidak hanya digunakan sebagai perhiasan, tetapi juga sebagai instrumen investasi dan aset untuk menjaga nilai kekayaan. Karena itu, sebelum bertransaksi, penting bagi Anda untuk mengetahui kadar emas, cara menghitungnya, serta memastikan kadar tersebut akurat.

Apa Itu Kadar Emas?

Kadar emas adalah ukuran tingkat kemurnian emas dalam suatu produk, baik perhiasan maupun emas batangan. Kadar ini biasanya dinyatakan dalam dua bentuk, yaitu karat (K) dan persentase (%).

Dalam sistem karat, angka 24K menunjukkan tingkat kemurnian paling tinggi. Setiap 1 karat merepresentasikan 1/24 bagian dari komposisi logam secara keseluruhan. Artinya, emas 18K terdiri dari 18 bagian emas murni dan 6 bagian logam campuran, sedangkan emas 22K terdiri dari 22 bagian emas murni dan 2 bagian logam campuran.

Kemurnian dalam bentuk persentase dapat dihitung dengan rumus:

Persentase kemurnian = Jumlah karat24 x 100%

Sebaliknya, jika Anda mengetahui persentase kemurnian, karat dapat dihitung dengan:

Karat = Persentase kemurnian100 x 24

Standar Kadar Emas Menurut SNI

Di Indonesia, kadar emas diatur dalam Standar Nasional Indonesia (SNI). SNI 8880:2020 menetapkan standar karat dari 8-24 karat beserta rentang persentase kemurniannya.

Sebagai contoh:

  • 24K: 99,90 - 99,98%
  • 22K: 91,67 - 95,82%
  • 18K: 75,00 - 79,16%
  • 14K: 58,33 - 62,49%
  • 9K: 37,50 - 41,66%

Berdasarkan informasi dari Badan Standardisasi Nasional, standar ini kemudian diperbarui melalui SNI 8880:2025 yang memperluas klasifikasi kadar emas mulai dari 6 - 24 karat dan menyempurnakan istilah serta definisi teknisnya.

Sebagai konsumen, yang terpenting dan perlu Anda pahami adalah bahwa standar SNI tersebut merupakan acuan resmi untuk kadar emas. Oleh karena itu, Anda bisa menggunakannya saat ingin memeriksa kadar perhiasan atau logam mulia.

Baca Juga: Kadar Emas Tua di Pasaran: Emas 70%, 75%, 83%, 90%, dan 99%

Macam-macam Kode Cap Emas

Selain karat, kadar emas juga sering dinyatakan dalam bentuk kode tiga angka yang mewakili kandungan emas per 1.000 bagian logam.

Beberapa kode yang umum ditemui:

  • 375 : sekitar 9K (37,5% emas murni)
  • 585 : sekitar 14K (58,5% emas murni)
  • 750 : sekitar 18K (75% emas murni)
  • 916 : sekitar 22K (91,6% emas murni)
  • 999 : sekitar 24K (99,9% emas murni)

Kode-kode tersebut biasanya dicap pada bagian tersembunyi perhiasan. Seperti bagian dalam cincin, pengait kalung, atau bagian bawah anting. Namun, cap ini bisa aus karena pemakaian atau, dalam kasus tertentu, bisa saja dipalsukan oleh penjual yang tidak bertanggung jawab.

Tabel Kadar Emas di Pasaran

Berikut adalah beberapa jenis karat, kode cap, dan penggunaan umum emas atau logam mulia berdasarkan kadarnya.

Karat

Persentase emas

Kode cap

Penggunaan umum

24K

±99,9%

999

Logam mulia / emas batangan

22K

±91,6%

916

Perhiasan tradisional, mas kawin 

18K

75%

750

Perhiasan harian premium

14K

58,5%

585

Perhiasan kuat dan awet

9K

37,5%

375

Perhiasan fashion sesuai budget 

Kenapa Perhiasan Tidak Selalu 24K?

Secara teknis, emas murni (mendekati 24K) sangat lunak sehingga mudah tergores, penyok, atau berubah bentuk. Tingkat kekerasan emas murni berada pada kisaran rendah pada skala kekerasan mineral, sehingga kurang ideal untuk perhiasan yang dipakai setiap hari.

Untuk mengatasi hal tersebut, biasanya emas akan dicampur dengan logam lain seperti perak, tembaga, nikel, atau paladium. Campuran ini membuat perhiasan lebih kuat namun memengaruhi warna akhirnya, misalnya:

  • Kombinasi emas dengan logam perak, paladium, nikel, atau seng menghasilkan white gold
  • Campuran emas dengan tembaga dan sedikit logam perak menghasilkan rose gold
  • Dominasi emas murni mempertahankan warna kuning klasik

Oleh karena itu, perhiasan emas dengan kadar 18K atau 22K lebih sering digunakan sebagai aksesori sehari-hari. Hal ini karena emas dengan kadar tersebut lebih tahan terhadap karat dan tidak mudah berubah bentuk dibandingkan dengan perhiasan emas dengan kadar 24K.

Kadar Emas yang Ideal untuk Perhiasan

Secara umum, di industri perhiasan, emas 18K atau dengan kode 750 banyak digunakan sebagai standar perhiasan premium karena memberikan keseimbangan antara kemurnian dan kekuatan. Kadar ini cukup tinggi untuk memberikan warna emas yang kaya, namun tetap cukup keras untuk dipakai setiap hari.

Emas 22K (kode 916) mengandung kadar emas murni yang lebih tinggi dan memiliki kilau yang lebih pekat. Emas ini sering digunakan untuk perhiasan tradisional, mas kawin, atau koleksi yang lebih menonjolkan nilai intrinsik. Namun, karena lebih lunak daripada 18K, perhiasan 22K biasanya tidak direkomendasikan untuk aktivitas yang banyak melibatkan benturan.

Di pasaran, emas 14K dan 9K juga lebih populer karena lebih keras dan lebih tahan terhadap benturan. Walaupun kandungan emas murninya lebih rendah, perhiasan dengan kadar ini menawarkan daya tahan yang lebih tinggi dan cocok untuk desain tertentu yang membutuhkan kekuatan ekstra.

Cara Mengetahui Kadar Emas Perhiasan

Ada berbagai cara menguji kadar emas, bahkan bisa dilakukan secara mandiri. Namun, masing-masing cara memiliki tingkat akurasi dan risiko yang berbeda.

1. Cek Cap Kadar

Langkah pertama yang paling mudah adalah memeriksa cap kadar pada perhiasan. Cap ini memberikan indikasi awal tentang kandungan emas. Namun, karena cap bisa aus atau dipalsukan, Anda tidak boleh mengandalkan metode ini saja.

2. Uji Magnet

Emas murni bukan logam magnetis. Jika perhiasan dapat tertarik oleh magnet, ada indikasi bahwa kandungan logam lain yang bersifat magnetik cukup besar. Meski demikian, hasil uji ini tidak sepenuhnya konklusif, karena banyak logam nonmagnetik juga dipakai sebagai campuran.

3. Tes Gesek di Kulit atau Keramik

Metode ini sering disebut dalam tips tradisional, misalnya dengan melihat apakah perhiasan meninggalkan bekas tertentu pada kulit atau keramik. Namun, hasilnya sangat tidak konsisten karena dapat dipengaruhi oleh keringat, kosmetik, serta komposisi campuran logam. Metode ini sebaiknya hanya dianggap sebagai indikasi kasar, bukan patokan utama.

4. Batu Uji dan Cairan Asam

Metode uji batu dengan cairan asam sudah lama digunakan untuk menguji kemurnian emas. Emas digoreskan ke batu, lalu ditetesi asam dengan konsentrasi tertentu untuk melihat reaksinya. Meskipun akurasinya lebih baik daripada tes rumahan, metode ini berpotensi merusak dan memerlukan pengalaman.

5. Uji XRF

X-Ray Fluorescence (XRF) adalah metode modern yang menggunakan sinar X untuk menganalisis komposisi logam. Teknologi ini dikenal memiliki akurasi tinggi dan banyak digunakan oleh toko emas profesional, Pegadaian, maupun laboratorium uji. Keunggulannya, XRF bersifat non-destruktif dan hasilnya dapat diketahui dalam hitungan detik.

Keterbatasan XRF adalah bahwa pembacaannya dominan pada permukaan. Pada barang yang berlapis atau memiliki struktur yang kompleks, evaluasi tambahan mungkin tetap dibutuhkan.

6. Fire Assay

Fire assay adalah metode laboratorium yang dianggap sebagai salah satu cara paling akurat untuk mengukur kandungan emas. Dalam konteks SNI, metode ini menjadi acuan penting untuk pengujian kadar emas secara resmi.

Kelemahannya, fire assay bersifat destruktif dan tidak dapat dilakukan tanpa merusak sampel. Karena itu, metode ini biasanya dipakai untuk pengujian laboratorium, bukan pemeriksaan perhiasan yang digunakan sehari-hari.

Tips Sebelum Transaksi Emas Perhiasan

Sebelum membeli atau menjual perhiasan emas, berikut beberapa langkah sederhana yang dapat membantu Anda mengurangi risiko tertipu oleh penjual perhiasan atau emas yang melakukan kecurangan.

  • Selalu cek cap kadar dan berat perhiasan secara langsung.
  • Bandingkan harga dengan referensi harga emas harian dari sumber resmi.
  • Mintalah nota atau sertifikat yang mencantumkan kadar, berat, dan harga.
  • Jika ragu, pertimbangkan untuk melakukan pengecekan kadar di lembaga atau toko emas yang menggunakan alat XRF dan memiliki reputasi baik. jika Anda ingin membeli cincin emas jangan lupa untuk perhatikan kadar atau Kemurnian (Karat) Cincin Emas

Pastikan Kadar Emas Sebelum Transaksi

Memahami kadar emas bukan sekadar pengetahuan teknis, melainkan langkah penting agar setiap pembelian dan penjualan perhiasan atau logam mulia Anda berjalan lebih aman dan lebih menguntungkan. 

Gunakan informasi ini sebelum bertransaksi. Kunjungi laman Emas Murni Asli untuk informasi lengkap seputar jual emas perhiasan, logam mulia, atau bagi Anda yang ingin mulai berinvestasi logam mulia dengan lebih aman, mudah, dan terpercaya. 

Temukan juga update harga emas terbaru, simulasi buyback, serta berbagai edukasi seputar investasi emas untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa arti kadar emas 18K, 22K, dan 24K?

Kadar emas 18K berarti dari 24 bagian logam, 18 bagiannya adalah emas murni, atau setara dengan sekitar 75% emas. Kadar 22K mengandung sekitar 91,6% emas murni, sedangkan 24K mendekati emas murni dengan kadar sekitar 99% ke atas sesuai standar SNI.

Apa arti kode 375, 585, 750, 916, dan 999 pada perhiasan?

Kode angka tersebut menunjukkan kandungan emas per 1.000 bagian logam. Secara umum, 375 setara sekitar 9K (37,5% emas), 585 setara 14K (58,5%), 750 setara 18K (75%), 916 setara 22K (91,6%), dan 999 mendekati 24K (99,9%).

Kadar emas berapa yang bagus untuk perhiasan harian?

Untuk perhiasan harian, emas 18K (kode 750) banyak digunakan karena cukup murni namun tetap kuat dipakai setiap hari. Jika Anda mengutamakan kekuatan ekstra, emas 14K (kode 585) juga bisa menjadi pilihan karena lebih keras walau kandungan emas murninya lebih rendah.

Kenapa perhiasan tidak selalu dibuat dari emas 24K?

Emas 24K sangat lunak sehingga mudah tergores, penyok, dan berubah bentuk jika dipakai harian. Dengan menurunkan kadar menjadi 22K atau 18K dan menambahkan logam lain, perhiasan menjadi lebih kuat dan tahan pemakaian, tanpa mengorbankan kilau emasnya terlalu banyak.

Bagaimana cara paling sederhana untuk mengecek kadar emas di rumah?

Cara paling sederhana adalah memeriksa cap kadar (misalnya 750, 916, 999) di bagian tersembunyi perhiasan, lalu mencocokkannya dengan tabel kadar dan persentase. Sebagai tambahan, Anda bisa melakukan uji magnet sederhana, tetapi hasilnya hanya sebagai indikasi awal dan tidak bisa menggantikan pengujian dengan alat XRF atau laboratorium.

Bagikan artikel ini
TE
Tim Editorial

Tim Emas Murni Asli

Dapatkan info harga emas di inbox Anda.

Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.

Butuh bantuan?