Kadar emas tua sering menjadi istilah yang muncul saat membahas perhiasan maupun emas bernilai tinggi. Banyak orang mengaitkan emas tua dengan warna kuning, tampilan mewah, serta nilai jual lebih baik daripada emas muda.
Namun tidak semua orang tahu berapa saja kadar yang termasuk emas tua. Padahal dengan memahami berbagai kadarnya, Anda bisa menilai kualitas emas sebelum membeli, menjual, maupun menyimpannya sebagai aset.
Oleh sebab itu, pelajari berbagai kadar emas yang termasuk kategori tua berikut ini.
1. Kadar 70% (16 Karat)

Pertama ada kadar 70% atau 700 yang setara dengan 16 karat. Kadar emas tua 700 ini mengandung emas yang cukup dominan meski masih bercampur logam lain seperti tembaga atau perak.
Dari segi tampilan, emas dengan kadar ini punya warna kuning yang lebih pekat. Namun, warnanya belum terlalu mencolok sehingga tetap terlihat solid serta tidak berlebihan.
Biasanya, banyak perhiasan yang memakai kadar ini sebab strukturnya relatif kuat. Adanya campuran logam lain juga membuat perhiasan tidak terlalu lunak serta lebih tahan terhadap benturan ringan.
2. Kadar 75% (18 Karat)

Kadar emas tua 750 atau 75% setara dengan 18 karat dan termasuk kategori paling populer. Hal ini sebab kandungan emasnya seimbang antara nilai estetika, kekuatan, serta nilai ekonomi.
Warna emas 18 karat terlihat lebih cerah serta kuning daripada kadar emas tua 16K. Tampilan ini membuatnya banyak diminati buat perhiasan seperti cincin, gelang, maupun kalung.
Selain itu, kadar ini juga punya nilai jual yang relatif stabil. Karena penjualannya terus meningkat, emas 18 karat mudah diterima dalam pasar serta punya likuiditas yang cukup baik.
3. Kadar 83% (20 Karat)

Selanjutnya ada emas dengan kadar 83% atau 20 karat yang punya kandungan emas lebih tinggi sehingga warnanya tampak kuning pekat. Masyarakat sering menganggap kadar emas tua perhiasan ini sebagai kelas menengah ke atas.
Dari sisi tekstur, emas 20 karat mulai terasa lebih lunak daripada 18 karat. Karena itu, pemakaiannya pada perhiasan biasanya memperhatikan desain supaya tidak mudah berubah bentuk.
Nilai ekonominya juga lebih unggul sebab kandungan emas murninya meningkat. Namun, peredarannya tidak sebanyak 18 karat sehingga lebih sering terdapat pada perhiasan tertentu.
4. Kadar 90% (21–22 Karat)

Kadar 90% yang setara dengan 21 hingga 22 karat termasuk emas tua berkualitas tinggi. Kandungan emasnya mendekati emas murni sehingga tampilannya sangat kuning serta mencolok.
Emas pada kadar ini punya sifat lebih lunak. Oleh sebab itu, pemakaiannya pada perhiasan perlu perawatan ekstra supaya tidak mudah penyok atau berubah bentuk.
Banyak orang juga menyukai kadar ini sebab nilainya tinggi serta tampilannya eksklusif. Emas 21–22 karat juga sering menjadi simbol kemewahan sekaligus status.
5. Kadar 99% (24 Karat)

Terakhir ada kadar 99% atau 24 karat yang paling tinggi serta sering berkaitan dengan istilah emas tua. Pada kadar ini, kandungan emas hampir murni tanpa campuran logam berarti.
Warnanya juga sangat kuning serta khas dengan sifat sangat lunak, sehingga jarang dipakai buat perhiasan harian. Emas ini lebih umum hadir dalam bentuk logam mulia yang cocok buat investasi jangka panjang.
Dengan memahami perbedaan antar kadar emas tua tersebut, Anda dapat menentukan pilihan yang sesuai antara perhiasan atau emas siap investasi. Jika tujuan Anda adalah menyimpan nilai jangka panjang, maka logam mulia dengan kadar tinggi menjadi opsi paling tepat.
Anda bisa membeli logam mulia berkualitas dari Emas Murni Asli yang keasliannya terjamin dengan shield tag dengan barcode. Selain itu, kami juga menyediakan logam mulia dengan harga transparan, spread kecil, proses cepat, serta transaksi aman bagi setiap pelanggan.




