Skip to main content
Emas batangan bersertifikat resmi, harga transparan diperbarui setiap hari.Lihat Koleksi

Begini Cara Menabung Emas di Bank biar Untung

Dulu, hanya orang bermodal besar yang bisa membeli emas batangan karena

Begini Cara Menabung Emas di Bank biar Untung

Dulu, hanya orang bermodal besar yang bisa membeli emas batangan karena harganya mahal. Tetapi sekarang dengan adanya layanan menabung emas di bank, masyarakat biasa pun bisa mulai berinvestasi emas mulai dari pecahan kecil.

Kelebihan dan Kekurangan Menabung Emas di Bank

Kelebihan dan Kekurangan Menabung Emas di Bank

Jenis tabungan ini menawarkan sejumlah kelebihan dan kekurangan.

Keuntungan Menabung Emas di Bank

Pertama-tama, keunggulan menabung emas di bank adalah sebagai berikut:

  • Nilai Uang Terjaga: Dengan menyimpan emas di bank, nilai harta Anda menjadi lebih aman dari inflasi. Harga emas dalam Rupiah juga cenderung naik ketika rupiah melemah. Jadi, investasi Anda punya dua perlindungan sekaligus.
  • Cepat Cair: Di bank, Anda bisa menjual emas kapan saja lewat aplikasi. Uang hasil penjualannya pun langsung masuk ke rekening tabungan Anda, tidak seperti investasi di pasar modal yang butuh waktu penyelesaian beberapa hari kerja.
  • Terbuka untuk Semua Kalangan: Anda bisa menabung dengan modal terjangkau, mulai dari Rp10.000. Anda tidak perlu langsung membeli satu gram penuh. Dengan cara ini, Anda dapat rutin menabung emas sedikit demi sedikit setiap bulan.

Kelemahan Menabung Emas di Bank

Di sisi lain, ada juga beberapa kekurangan yang harus Anda perhatikan:

  • Tidak Memberi Passive Income: Ketika menyimpan emas di bank, Anda tidak akan mendapatkan penghasilan tambahan seperti bunga dari tabungan biasa atau dividen dari saham. Satu-satunya cara untuk mendapat keuntungan adalah jika harga emas naik ketika Anda menjualnya nanti.
  • Perlu Bayar Biaya Tahunan: Bank membebankan biaya penitipan tahunan, sekitar Rp24.000-Rp30.000. Jika saldo emas Anda sedikit, biaya ini bisa memakan sebagian dari nilai investasi Anda.
  • Ada Spread Harga: Selain itu, bank juga menerapkan spread ketika Anda membeli dan menjual emas, kisaran 2-5%. Ini berarti nilai emas Anda langsung menyusut sebesar itu setelah dibeli. Supaya untung, harga jual emas harus naik cukup tinggi untuk menutupi selisih ini. Itulah sebabnya menabung emas tidak ideal untuk investasi jangka pendek.

Cara Menabung Emas di Bank

Bagaimana Cara Menabung Emas di Bank

Sudah tak sabar ingin tahu bagaimana cara menabung emas di bank? Langsung saja simak panduan singkatnya di bawah ini.

Cara Menabung Emas di Bank lewat Aplikasi

Kini, Anda bisa mulai menabung emas melalui aplikasi mobile banking. Caranya mudah, kira-kira seperti ini:

  1. Buka aplikasi mobile banking Anda.
  2. Cari dan pilih menu “Investasi” atau “Emas”.
  3. Bagi pengguna baru, bank akan meminta informasi tambahan seperti pekerjaan dan alamat.
  4. Selanjutnya, beli emas pertama Anda dengan nominal minimal, misalnya Rp10.000.
  5. Jumlah emas yang Anda beli akan langsung tercatat di portofolio investasi Anda.

Cara Menabung Emas di Bank lewat Bank

Sementara itu, jika Anda ingin dilayani langsung atau mengalami kesulitan menggunakan aplikasi, pembukaan rekening juga dapat dilakukan di kantor cabang dengan cara:

  1. Bawa KTP asli dan fotokopi.
  2. Lengkapi formulir pembukaan tabungan emas dari bank.
  3. Bayar semua biaya yang diperlukan (seperti administrasi, biaya titip setahun, dan materai) di loket teller.
  4. Usai verifikasi, Anda akan mendapatkan buku tabungan dan surat-surat lainnya terkait kepemilikan.

Nah, menabung emas di bank ternyata mudah, bukan? Tetapi jika Anda ingin menyimpan emas fisik sendiri, dapatkan emas asli dengan harga kompetitif dari Emas Murni Asli. Datang langsung ke gerai kami atau download aplikasi Raja Emas untuk bertransaksi dengan cepat dan aman, kapan saja dan di mana saja.

Bacaan terkait

Dapatkan info harga emas di inbox Anda.

Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.