Platina atau platinum masih asing terdengar pada aktivitas investasi. Platina umumnya marak di industri perhiasan dan manufacturing. Sejak 2025, platina jadi topik hangat sebagai aset investasi dengan keuntungan tinggi namun sulit didapatkan. Lantas, apakah platina legal di Indonesia dan bagaimana memulai investasi platina bagi pemula, seperti apa risikonya? Mari kita bahas di artikel ini.
Pengertian Platina dan Peluang Investasinya
Platina adalah logam mulia yang dikenal unik. Memiliki elemen kimia bersimbol Pt atau nomor atom 78 di dalam tabel periodik. Secara struktur, platina memiliki kepadatan tinggi, titik lebur tinggi, dan tahan korosi. Karena hal tersebut, platina atau platinum yang digunakan dalam industri teknologi dan perhiasan.
Saat ini, platina digunakan secara strategis di industri otomotif sebagai katalis untuk mengurangi emisi kendaraan pada mesin diesel. Pada sektor medis, platina digunakan dalam alat-alat medis hingga implan karena sifatnya biocompatible. Menariknya, industri energi hijau bergantung pada platina untuk teknologi fuel cell dan produksi hidrogen. Teknologi fuel cell adalah alat yang mengubah energi kimia dari gas hidrogen dan oksigen menjadi energi listrik karena adanya aktivitas reaksi kimia.
Pada 2025, permintaan platina lebih tinggi dibandingkan pasokan yang tersedia. Hal ini tertera pada data terbaru World Platinum Investment Council (WPIC) yang menjelaskan bahwa pasar platinum mengalami defisit struktural, sedangkan defisit ekspektasinya sebanyak 848 ribu ons pada 2025 setelah 995 ribu ons di 2024.
Harga platina terbilang tinggi di pasaran logam lainnya. Sepanjang 2024, harga platina berfluktuasi antara $900 - $1,100 per ons. Mengutip dari laman resmi Trading Economics, harga platina di pertengahan Agustus 2026 mencapai $1,752 hingga $1,766 per troy ounce atau sekitar Rp 985.000 - Rp 994.000 per gram dengan kurs Rp 17.500/USD).
Kontrak berjangka platina naik di atas $1.770 per ons, ini mencapai level tertinggi baru di delapan pekan dan ini mengikuti kekuatan yang lebih luar dari seluruh logam mulia setelah adanya laporan inflasi AS. Harga platina melambung tinggi karena adanya dorongan kuat dari industri otomotif sehingga terjadi lonjakan dalam 7 tahun.
Karakteristik Platina, Kekurangan & Kelebihan
Platina atau platinum memiliki karakteristik kepadatan dan kekuatannya yang tinggi. Adapun sifatnya yang tahan korosi menjadi karakteristik yang kerap dilirik oleh industri otomotif dan perhiasan. Berikut ini kelebihan dan kekurangan platina:
- Daya tahan tinggi, platina jadi salah satu logam paling awet di dunia. Dari visual, platina punya klau dan keindahan yang awet selama bertahun tahun.
- Kestabilan Kimia, platina tidak bereaksi apabila terkontaminasi banyak zat kimia, ini yang menjadikan platina tahan terhadap korosi dan oksidasi
- Keaslian, platina kerap digunakan sebagai bahan dalam aksesoris perhiasan karena warna dan kilaunya yang tahan lama.
Dari kelebihan platina di atas, kekurangan platina juga kerap menjadi bahan yang perlu dipertimbangkan, berikut kekurangannya:
- Langka, platina memiliki pasokan yang terbatas dan sulit ditemukan dipasaran.
- Harga yang tinggi, platina memiliki harga jual yang tinggi per gramnya.
Bentuk Investasi Platina, Fisik, ETF, atau Saham
Investasi platina tidak selalu dalam bentuk logam batangan. Jika tinggal di Indonesia, investasi platina punya alternatif bentuk yang lebih praktis dan sesuai dengan pasar domestik. Berikut bentuk investasi platina:
1. Exchange Traded Fund atau ETF platina
ETF merupakan dana investasi gabungan, yang berisi berbagai aset seperti obligasi, saham, dan diperjual belikan secara resmi pada laman bursa efek seperti saham. ETF platinum jadi alternatif investasi platina yang praktis. Ada 3 ETF platina yang diperdagangkan di Amerika Serikat yaitu PLTM, PPLT, dan PGM. ETF platinum mudah diakses yaitu melalui broker global seperti interactive brokers.
Namun, sebelum mengakses broker global, pastikan Anda memahami cara membuka aksesnya dan cari broker yang melayani investor dari Indonesia. Keuntungan investasi ETV platina yaitu Anda tidak perlu menyimpan dalam bentuk fisik, likuiditas baik, dan bisa membeli dari nominal paling kecil.
2. Saham Perusahaan Platina
Investasi dalam bentuk saham perusahaan platina seperti Impala Platinum, Sibanye Stillwater, dan Impala Platinum yang memberikan leverage pada tiap pergerakan harga platina, Investasi saham memiliki risiko yaitu performa saham tidak selalu bergantung pada nilai harga logamnya, namun dipengaruhi juga oleh operasional perusahaan.
3. Platina Fisik
Investasi platina dalam bentuk fisik menjadi pilihan ideal bagi investor yang suka terikat kepemilikan secara langsung. Bentuk platina fisik dapat berupa batangan hingga koin. Amat disayangkan, platina fisik di Indonesia masih amat terbatas jumlahnya. Platina fisik bisa diperoleh secara khusus melalui dealer impor atau di beli saat traveling ke luar negeri,
Apakah di Indonesia bisa beli Platina?
Bagi pemula investasi, sulit menemukan jalan ketika akan membeli platina. Dikutip dari laman resmi Indodax, platina tidak tersedia secara umum di outlet investasi logam mulia tradisional di Indonesia. Tidak mudah menemukan platina di toko perhiasan, Pegadaian, dan toko emas Antam. Karena, pasar platina di Indonesia belum sebesar emas. Dari sisi legalitas, investasi platina tidak dilarang. Namun, pastikan Anda menyelesaikan pelaporan pajak dan transaksi tercatat.
Cara Investasi Platina Yang Aman Untuk Pemula
Investasi logam mulia tidak boleh didasari dengan alasan fomo atau terburu-buru. Diperlukan strategi yang jelas sebelum Anda mulai terjun dalam investasi logam mulia. Platina memang unik, namun akses yang terbatas dan risiko fluktuasi harga yang tinggi bisa menjadi ancaman bagi pemula yang kerap tidak disadari.
Berikut ini panduan investasi platina yang aman menyesuaikan kondisi pasar di Indonesia:
1. Tentukan Tujuan Investasi
Investasi harus punya tujuan yang jelas, apakah Anda ingin platina diverifikasikan sebagai portofolio investasi jangka panjang, tertarik pada pertumbuhan jangka pendek, atau hedge terhadap inflasi?
Atau, Anda tertarik pada investasi platina karena saat ini marak industri hijau dan platina menjadi instrumen yang penting di dalamnya. Dari tujuan yang disebutkan tadi, manakah yang sesuai dengan Anda? Penting untuk diketahui, tujuan investasi memiliki time frame dan strategi yang berbeda-beda.
2. Cari investasi yang Sesuai dengan Anda
Sesuaikan profil risiko dan kemampuan finansial anda sebelum memulai investasi platina. Apabila Anda lebih suka kepemilikan terikat dan koleksi, pilih platina dalam bentuk fisik. Sedangkan investasi yang praktis dan likuiditas, maka ETF platina lebih cocok.
3. Pilih Platform yang Sesuai
Pilih platform atau broker yang tepat untuk Anda. Untuk ETF, pastikan pilih broker dengan reputasi baik, jelas, spread kompetitif, dan regulasi yang jelas. Jangan lewatkan biaya transaksi, biaya penyimpanan, dan informasi kemudahan pada proses withdraw. Hal yang paling penting saat investasi melalui platform ialah pastikan bahwa platform tersebut melayani investor dari Indonesia.
4. Mulai dengan Nominal Kecil
Tidak harus dengan modal yang besar, nominal kecil dianjurkan untuk pemula dan cara tes exposure. Tidak dianjurkan all-in menggunakan yang tabungan. Alokasikan dana maksimal 5-10% dari total portofolio awal. Dengan begitu, Anda lebih mudah memahami karakteristik pergerakan harga platinum dengan risiko yang lebih sedikit.
5. Simpan Bukti Transaksi
Mengikuti regulasi di Indonesia, Anda dianjurkan menyimpan bukti transaksi dan dokumentasi dengan baik. Hal ini penting sebagai pelaporan pajak dan tracking performa investasi. Sebagai pemula, buat spreadsheet sederhana yang mudah anda pahami berisi catatan harga beli, platform, fee yang dibayar, hingga tanggal pembelian.
Risiko Investasi Platina
Jarang diketahui, volatilitas harga tinggi platina justru merupakan risiko utama. Harganya bisa bergerak jauh dan ekstrim dibandingkan emas dalam waktu singkat. Pergerakan harga platina bisa mencapai 10-20% per minggu dan ini bukanlah hal yang baru. Hal ini dikarenakan platina lebih sensitif pada perubahan supply-demand dari industri tertentu dan pasarnya lebih kecil dan likuiditas platina rendah. Maka dari itu, investasi platina tidak cocok untuk Anda yang kerap butuh dana cash secara mendadak.
Investasi platina di dalam platform seperti ETF dan investasi saham pada tambang platinum, punya risiko yang tidak sedikit. Ancaman tracking error, biaya tahunan, risiko counterparty, hingga ancaman eksternal seperti:
- Kondisi politik suatu negara
- Biaya produksi
- Masalah internal perusahaan
- Efisiensi
- Citra media perusahaan di mata publik
Jadi, sebelum memulai untuk investasi platina, Anda dianjurkan melakukan riset mendalam, pahami regulasi pajaknya, dan tidak invest dalam jumlah besar menggunakan dana yang tidak bisa kamu tanggung kerugiannya.
Update terus informasi seputar keuangan, tips investasi, dan berita terbaru seputar emas di laman emasmurniasli.co.id. Kunjungi laman resmi emasmurniasli.co.id dan dapatkan panduan serta wawasan finansial yang relevan dan terpercaya.
Pertanyaan yang sering diajukan
1. Apa itu platina?
Platina adalah logam yang memiliki elemen kimia bersimbol Pt atau nomor atom 78 dengan karakteristik struktur yang kuat dan tahan korosi.
2. Platina digunakan untuk apa?
Platina kerap digunakan sebagai bahan membuat perhiasan, bahan industri otomotif, bahan dalam sektor medis, dan masih banyak lainnya.
3. Apakah platina cocok untuk pemula?
Investasi platina cocok untuk pemula karena bisa mulai dengan harga yang kecil. Karena sulit didapatkan, investasi platina dibutuhkan research dan pertimbangan yang matang. Tidak dianjurkan memulai investasi platina karena viral atau keinginan jangka pendek.
4. Platina apakah worth it untuk dibeli?
Tentu, tapi sesuaikan kembali tujuan pembelian Anda.
5. 1 gram platina harga berapa?
Mengutip dari laman resmi Trading Economics, harga platina di pertengahan Agustus 2026 mencapai $1,752 hingga $1,766 per troy ounce atau sekitar Rp 985.000 - Rp 994.000 per gram dengan kurs Rp 17.500/USD).
Tim Emas Murni Asli
Dapatkan info harga emas di inbox Anda.
Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.



