Lewati ke konten utama
Emas batangan bersertifikat resmi, harga transparan diperbarui setiap hari.Lihat Koleksi
Emas Murni Asli
Rp 2.522.500/gram(-0,16%)
Investasi

10 Tips Investasi Emas yang Aman dan Menguntungkan untuk Pemula

Panduan 10 tips investasi emas yang aman untuk pemula, dari tujuan dan menjual.

· · 4 menit baca

Tumpukan emas batangan dan koin emas di meja dengan latar belakang orang menggunakan tablet

Banyak tips investasi emas di luaran sana, namun yang paling penting adalah membangun fondasinya. Mulai dari menentukan tujuan, memakai dana dingin, membeli dari penjual resmi, hingga menjualnya sesuai rencana. Kelima langkah tersebut dapat membantu Anda menjaga nilai uang dan menekan risiko kerugian dikemudian hari.

Emas memang dikenal sebagai aset safe haven karena nilainya cenderung terjadi saat inflasi naik dan kondisi ekonomi tidak pasti. Oleh karena itu, artikel ini akan merangkum cara berinvestasi emas dalam 10 langkah praktis. Simak terus ya!

Baca Juga: Dedolarisasi: Strategi Negara Mengurangi Ketergantungan pada Dolar AS

Tips Investasi Emas Sebelum Anda Mulai Membeli

Persiapan yang matang akan menentukan hasil investasi jangka panjang. Berikut beberapa tips investasi emas bagi pemula yang sebaiknya Anda terapkan sebelum mengeluarkan uang.

1. Tentukan Tujuan Investasi dengan Jelas

Sebelum mulai, tentukan dulu apakah emas tersebut untuk dana pendidikan anak, dana pensiun, dp rumah, atau sekadar untuk menjaga nilai kekayaan dari inflasi. Tujuan ini akan berpengaruh pada keputusan lama penyimpanan, jumlah pembelian, dan bentuk emas yang paling cocok.

Misalnya, Anda ingin membeli emas untuk kebutuhan sepuluh tahun lagi. Tujuan yang jelas juga mencegah Anda untuk menjual aset ini secara impulsif hanya karena harganya naik sesaat, sehingga strategi investasi Anda tetap konsisten.

2. Gunakan Dana Dingin

Dana dingin merupakan uang yang tidak dipakai dalam waktu dekat. Oleh karena itu, pastikan dana darurat Anda sudah tersedia terlebih dahulu. Harga emas memang bisa turun kapan saja, dan menjualnya saat harga rendah berpotensi menimbulkan kerugian.

Oleh karena itu, jangan gunakan uang sewa, cicilan, biaya pendidikan, maupun biaya untuk kebutuhan mendesak lainnya untuk membeli emas. Sebab Anda bisa terpaksa menjualnya saat harga sedang tidak menguntungkan.

3. Pilih Jenis Emas yang Sesuai

Emas batangan dan koin memberikan kepemilikan langsung dengan kadar investasi minimal 99,5% walaupun Anda harus melakukan penyimpanan selama beberapa tahun terlebih dahulu. Anda bisa memilih emas digital dengan modal kecil jika ingin memulainya.

Atau ETF emas dapat Anda beli juga lewat pasar modal dengan biaya tahunan sekitar 0,15% - 0,40% seperti yang disebutkan Bullion Vault. Dalam hal ini, emas perhiasan kurang ideal karena memiliki biaya ongkos tambahan, dan saat dijual nilai spread-nya cukup jauh.

4. Lakukan Diversifikasi Aset

Emas berfungsi sebagai penyeimbang portofolio, dan Bullionvault menyebut porsi 5%-10% sebagai saran umum. Sementara World Gold Council menemukan tambahan emas 4%-15% pada portofolio hipotesis meningkatkan imbal hasil yang disesuaikan risiko selama satu dekade.

Sisanya Anda bisa mengalokasikannya ke reksa dana, deposito, atau instrumen lain yang sesuai profil risiko. Angka ini hanya sebagai acuan saja, jadi sesuaikan dengan tujuan Anda agar penurunan satu instrumen tidak menghancurkan seluruh dana.

Cara Menyimpan, Memantau, dan Menjual Emas Agar Untung

Keuntungan aset emas ditentukan sejak transaksi pertama hingga Anda menjualnya kembali. Beberapa langkah berikut dapat membantu Anda mengelolanya dengan lebih aman.

1. Beli dari Penjual Resmi

Pilih toko, lembaga, atau aplikasi resmi yang diawasi oleh lembaga berotoritas seperti OJK, lalu pastikan terdapat sertifikat keaslian. Selisih harga jual dan beli emas ini berkisar 3,5% - 4%, sehingga semakin kecil selisihnya, maka semakin besar potensi keuntungan yang Anda dapatkan.

2. Simpan Emas di Tempat yang Aman

Anda bisa menyimpan emas fisik di brankas pribadi safe deposit box bank, dan laporan kepemilikannya ke perusahaan asuransi agar klaimnya bisa diproses. Sedangkan untuk emas digital, Anda bisa memasang keamanan berlapis dengan nomor PIN dan kata sandi yang kuat, bahkan menggantinya secara berkala.

3. Pantau Harga

Cek harga secara rutin lewat situs atau aplikasi tepercaya dan jangan tergiur label diskon yang tidak wajar. Hindari membeli karena takut ketinggalan saat harga melonjak, lalu catat harga beli dan tanggal transaksi untuk menghitung untung dan rugi.

4. Tentukan Waktu Jual dan Target Keuntungan

Tetapkan target keuntungan dan rencana jual sejak awal, idealnya setelah 3-5 tahun atau lebih, walau harganya tidak selalu naik setiap tahun. Pecahan kecil lebih mudah dicairkan, dan dibandingkan harga buyback di beberapa tempat sebelum menjualnya.

5. Evaluasi Porsi Emas secara Berkala

Tinjau komposisi portofolio setiap beberapa bulan atau setahun sekali. Jika harga emas naik dan porsinya membengkak, jual sebagian untuk mengunci keuntungannya, dan tambah pembelian bila porsinya menyusut. Cara ini menjaga komposisi tetap seimbang tetap seimbang saat pasar berubah.

Baca Juga: Diversifikasi Investasi: Jenis , Aset, dan Cara Memilihnya

Mulai Investasi Emas Anda Sekarang bersama Emas Murni Asli

Sepuluh tips investasi emas di atas tentunya tidak harus rumit sekama Anda memiliki tujuan yang jelas dan disiplin menjalankannya. Dengan menerapkannya, Anda bisa menjaga nilai kekayaan dengan lebih tenang dan terarah. Harga emas tetap berfluktuasi, jadi lakukan riset dan konsultasikan dengan matang.

Kunjungi laman emasmurniasli.co.id sekarang, lalu pilih emas logam mulia, Kitkat Gold, atau emas custom sesuai tujuan Anda. Mulai dari nominal kecil pun bukan jadi masalah untuk pemula, asal konsisten. Cek katalog kami→

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa investasi emas cocok untuk pemula?

Cocok, karena emas bisa dibeli mulai dari nominal kecil dan nilainya tidak bergantung pada kinerja satu perusahaan. Meski begitu, pemula tetap perlu memahami bahwa harganya bisa naik dan turun.

Berapa modal awal untuk mulai berinvestasi emas?

Modal awal bisa kecil karena emas digital dan tabungan emas menerima pembelian nominal ringan. Untuk emas fisik, modal mengikuti pecahan terkecil yang dijual penyedia.

Apakah emas bebas dari risiko rugi?

Tidak. Harga emas bisa turun dalam jangka pendek, dan emas tidak menghasilkan bungan atau dividen sehingga keuntungan hanya berasal dari selisih harga.

Berapa lama sebaiknya emas disimpan?

Idealnya 3-5 tahun atau lebih, agar fluktuasi jangka pendek dan selisih harga jual-beli tidak terlalu menggerus keuntungan.

Lebih baik emas fisik atau emas digital?

Emas fisik memberi kepemilikan langsung tetapi butuh penyimpanan, sedangkan emas digital lebih praktis dan berbiaya awal rendah. Pilih sesuai tujuan dan kenyamanan Anda.

Bagikan artikel ini
TE
Tim Editorial

Tim Emas Murni Asli

Dapatkan info harga emas di inbox Anda.

Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.

Butuh bantuan?