Cara menabung yang paling efektif adalah menyisihkan uang di awal saat gaji masuk, memisahkannya ke rekening sendiri, lalu menjalankannya secara konsisten. Nominalnya boleh kecil, asalkan rutin dan punya tujuan yang jelas. Banyak orang gagal menabung karena menunggu sisa uang diakhir bulan, padahal sisa tersebut tidak selalu ada.
Dengan sistem yang tepat, menabung tidak lagi bergantung pada niat saja, namun tidak benar-benar terlaksana. Artikel ini akan merangkum langkah praktis dari berbagai lembaga keuangan. Mulai dari alokasi gaji hingga pilihan tempat untuk menyimpan uang. Simak urutannya agar Anda bisa menerapkannya sendiri.
Cara Menabung yang Benar agar Keuangan Lebih Terarah
Langkah-langkah berikut memang cukup panjang, namun Anda tidak perlu menjalankannya secara langsung seluruhnya. Lakukan secara bertahap dan sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda sekarang.
1. Tentukan Tujuan dan Target Tabungan
Sebelum menabung, tentukan untuk apa dana tersebut disimpan. Misalnya, untuk liburan, tabungan pendidikan, atau ibadah haji. Agar Anda menyukai kegiatan ini maka dapat dimulai dari menabung untuk tujuan yang disukai agar kebiasaan ini terbentuk terlebih dahulu. Tetapkan juga nominal dan jangka waktunya agar progresnya terukur dan Anda bisa tahu kapan target akan tercapai.
2. Sisihkan Uang di Awal, Bukan dari Sisa Gaji
Begitu gaji masuk, maka pindahkan terlebih dahulu sebagiannya dalam tabungan sebelum Anda membayar apa pun. Anda bisa menggunakan aturan 50/30/20, di mana 20% dari gaji bisa dialokasikan untuk ditabung dan diinvestasikan. Dengan begitu, uang khusus tabungan tidak ikut terpakai untuk hal yang kurang penting, dan Anda tetap bisa mengatur sisanya untuk kebutuhan bulanan.
3. Pisahkan Rekening Tabungan dan Harian
Rekening yang tidak dipisahkan memang akan membuat merasa memiliki saldo yang terlihat cukup besar, sayangnya hal ini berpotensi mendorong untuk berperilaku konsumtif. Maka dari itu, sebaiknya pisahkan antara rekening tabungan dan rekening harian. Cara ini bertujuan untuk menurunkan godaan menarik uang sembarangan dan membuat perkembangan tabungan Anda lebih mudah terpantau.
4. Aktifkan Transfer Otomatis
Setting auto-debet rekening, akan memudahkan Anda untuk menyisihkan sebagian uang saat gajian masuk. Minimal Anda menyisihkan 10% gaji ke rekening tabungan atau tetapkan jumlah dan tanggal yang sama setiap bulan. Dengan begitu, Anda tidak akan sempat membelanjakan uang sebelum ditabung dan kebiasaan disiplin menabung terbentuk dengan lebih mudah tanpa banyak usaha.
5. Mulai dari Nominal Kecil
Anda tidak harus menabung dari nominal yang besar, yang dibutuhkan dari kegiatan ini adalah konsistensi. Jika Anda bisa menyisihkan Rp20.000 per hari Anda bisa mengumpulkan sekitar Rp600.000 dalam sebulan. Sebagai opsi lain Anda bisa memulainya dari 20% gaji, lalu menaikkannya secara bertahap. Pilih cara yang paling mudah diterapkan agar kebiasaan menabung tetap berjalan secara rutin.
Baca Juga: Ketahui 10 Cara Berhemat dan Mengapa Penting Bagi Keuangan Anda
6. Gunakan Pola Alokasi Sesuai Kondisi Keuangan
Salah satu metode yang cukup dikenal adalah pola 50/30/20 yang membagi 50% kebutuhan, 30% keinginan, dan 20% tabungan. Pola ini cocok untuk Anda yang masih bingung menentukan alokasi dananya. Ada banyak pola budgeting ini bisa dipilih menyesuaikan dengan kondisi finansial Anda sekarang. Kemudian, naikkan porsi tabungan jika kebutuhan pokok Anda lebih sedikit.
7. Hindari Belanja Impulsif
Belanja impulsif adalah salah satu penyebab utama gagal menabung. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa menerapkan tantang 30 hari di mana harus menunda pembelian barang yang tidak penting selama sebulan, lalu nilai lagi apakah barang itu benar-benar dibutuhkan. Jika setelah itu masih butuh, barulah dibeli, dan sering kali keinginannya hilang sendiri.
8. Lunasi Utang Berbunga Tinggi
Utang berbunga tinggi bisa menjadi hambatan besar dalam menabung karena sebagian penghasilan Anda habis untuk membayar bunga. Bayar utang dengan bunga tertinggi lebih dulu agar beban bunga bulanan bisa berkurang. Setelah cicilannya selesai, Anda bisa mengalokasikan dana tabungan dengan lebih leluasa.
9. Pilih Bank dengan Biaya Admin Termurah
Di mana kita dapat menabung dengan aman dan hemat? Mulailah dengan membandingkan produk dan memilih bank dengan biaya admin termurah, misalnya tabungan khusus yang bebas biaya administrasi bulanan. Pastikan bank yang Anda pilih sudah berizin OJK dan menjadi peserta penjaminan LPS dengan batas simpanan Rp2 miliar per nasabah setiap bank.
10. Sesuaikan Produk Tabungan dengan Tujuan
Sesuaikan jenis tabungan tujuan Anda, apakah jangka pendek atau jangka panjang. Untuk dana pendidikan anak, misalnya tersedia tabungan pendidikan dengan setoran bulanan mulai Rp100.000. Pilihan yang tepat membuat target lebih mudah tercapai dan dana tidak tercampur dengan tabungan untuk keperluan lain.
11. Menyiapkan Dana Darurat
Cara menabung yang benar untuk masa depan dimulai dengan mempersiapkan dana darurat, idealnya adalah 3-6 bulan atau 6-12 bulan pengeluaran bulanan. Sesuaikan dengan kondisi dan status Anda saat ini. Dana ini dapat melindungi tabungan Anda dari kebutuhan mendadak seperti sakit atau PHK. Simpan di rekening terpisah yang mudah dicairkan saat dibutuhkan.
12. Simpan Sebagian dalam Bentuk Emas
Nilai emas cenderung stabil saat kondisi ekonomi tidak pasti, berbeda dengan uang tunai yang mudah terkena inflasi. Untuk tujuan jangka panjang, emas logam mulia bisa menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan, terutama untuk melindungi nilai uang dari inflasi. Saat ini juga sudah ada layanan tabungan emas yang bisa dimulai dari RP10 ribuan dan disimpan dalam bentuk emas 24 karat.
Baca Juga: Daftar Belanja Bulanan: Panduan Lengkap agar Pengeluaran Tetap Terkendali
Mulai Menabung Sekarang dan Amankan dengan Aset Emas
Ada banyak cara menabung yang bisa Anda pilih. Namun yang perlu Anda pahami adalah bahwa kegiatan ini harus memiliki tujuan yang jelas, setoran di awal, dilakukan di rekening terpisah, dan wajib konsisten. Tidak ada kata terlambat untuk memulai, jadi pilih salah satu hal di atas yang memungkinkan bisa Anda terapkan mulai sekarang.
Jika Anda ingin menyimpan sebagian dana dalam bentuk emas, kunjungi laman emasmurniasli.co.id Ada banyak pilihan jenis emas, mulai dari logam mulia, kitkat gold, edisi spesial, bahkan hingga emas custom yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Mulai tabungan emas Anda sekarang!
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa persen gaji yang ideal untuk ditabung?
Minimal 10% dari gaji, dan bisa hingga 20% jika kondisi keuangan Anda memungkinkan. Naikkan secara bertahap seiring pengasilan.
Apakah menabung dengan nominal kecil tetap efektif?
Ya, selama dilakukan secara rutin, konsisten, dan memisahkan dananya sejak awal. Jika Anda menabung Rp10.000 hari, maka bisa menjadi Rp300.000 per bulan.
Perlukah memisahkan rekening tabungan dan harian?
Ya, agar uang tabungan tidak tercampur dengan pengeluaran harian dan tidak mudah terpakai.
Lebih baik menabung di bank atau menabung emas?
Keduanya bisa dikombinasikan, yaitu bak untuk dana darurat dan kebutuhan dekat, sedangkan, emas untuk tujuan jangka panjang.
Kapan waktu terbaik untuk mulai menabung?
Sekarang, berapa pun nominalnya. Karena, semakin dini kebiasaan terbentuk, maka semakin cepat target tercapai.
Tim Emas Murni Asli
Dapatkan info harga emas di inbox Anda.
Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.



