Lewati ke konten utama
Emas batangan bersertifikat resmi, harga transparan diperbarui setiap hari.Lihat Koleksi
Emas Murni Asli
Rp 2.522.500/gram(-0,16%)
Umum

Daftar Belanja Bulanan: Panduan Lengkap agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Cara menyusun daftar belanja bulanan, contoh isinya, dan tips hematnya

· · 4 menit baca

Seseorang menulis daftar belanja dan anggaran bulanan di buku catatan.

Daftar belanja bulanan dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan rumah tangga secara lebih sistematis, agar terhindar dari pengeluaran yang membengkak. Cara menyusunnya juga cukup sederhana, mulai dari mengecek stok barang, menetapkan alokasi dana, hingga mengelompakkan kebutuhan berdasarkan kategori.

Menurut data Badan Pusat Statistik dalam Statistik Pengeluaran Konsumsi Penduduk Indonesia 2024, pengeluaran konsumsi rumah tangga mencakup kebutuhan makanan dan bukan makanan. Oleh karena itu, daftar belanja sebaiknya mencakup bahan makanan, perlengkapan kebersihan, kebutuhan kesehatan, dan keperluan pribadi.

Artikel ini akan merangkum langkah-langkah, contoh isi daftarnya, serta tips hemat yang bisa langsung Anda praktikkan. Selengkapnya, simak artikel berikut ini!

Baca Juga: Apa Itu Metode 50/30/20? Begini Cara Mengatur dan Tips Praktisnya

Cara Membuat Daftar Belanja Bulanan Agar Dompet Tetap Aman

Daftar belanja bulanan adalah catatan barang kebutuhan rumah tangga yang akan dibeli untuk pemakaian kurang lebih satu bulan ke depan. Agar catatan belanja ini tetap terpakai, Anda bisa menyusunnya dengan urutan seperti berikut ini.

1. Cek Stok di Rumah Sebelum Membuatnya

Periksa stok di dapur, kamar mandi, dan tempat penyimpanan sebelum Anda mencatat apa pun. Langkah sederhana ini dapat mencegah double purchasing yang sering terjadi saat belanja tanpa mengeceknya terlebih dahulu. Anda juga bisa menerapkan first in first out (FIFO) agar barang yang masa expired-nya dekat bisa digunakan terlebih dahulu.

2. Tentukan Batas Anggaran Belanja

Tetapkan nominal maksimal dari sisa pendapatan setelah cicilan, biaya sekolah, transportasi, dan tabungan dialokasikan. Perencanaan keuangan dapat membantu Anda untuk menetapkan skala prioritas dan mengelola sumber daya keuangan dengan lebih optimal. Prinsip ini juga berlaku untuk belanja rumah tangga.

3. Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan

Kebutuhan biasanya mengacu pada barang yang dipakai untuk aktivitas sehari-hari, sedangkan keinginan biasanya hanya menjadi pelengkap atau dibeli bukan karena tergoda promosi. Anda harus bisa mengidentifikasi kedua hal ini dan menandainya dengan warna atau membuat kolom yang berbeda. Cara ini dapat menekan pembelian impulsif yang sering membuat anggaran bocor.

4. Kelompokkan Barang per Kategori

Bagi daftar belanja bulanan berdasarkan kategori kebutuhan, seperi kebutuhan dapur, kebersihan, perawatan diri, dan kesehatan. Lisst belanja bulanan yang rapi dan sistematis dapat menghemat waktu saat Anda pergi ke pasar atau swalayan karena Anda tidak perlu bolak-balik menyusuri rak satu per satu. Cantumkan juga jumlahnya agar lebih jelas.

5. Bedakan Belanja Bulanan dan Mingguan

Stok bulanan cocok untuk barang yang bisa disimpan lama, sedangkan bahan-bahan makanan segar seperti sayur, ikan, buah, dan daging lebih baik dibeli mingguan agar tetap segar. Tentukan satu hari tetap setiap pekan untuk membeli bahan segar, misalnya akhir pekan, agar ritemnya mudah diingat.

6. Bandingkan Harga Satuan

Lihat harga per gram, per literm atau per lembar karena produk dengan harga di kemasan tampak murah belum tentu hemat bila isinya jauh lebih sedikit. Misalnya, deterjen 800 gram seharga Rp16.000 setara Rp20 per gram, lebih murah daripada 400 gram seharga Rp9.000 yang setara dengan Rp22,5 gram. Ukuran produk yang besar akan lebih hemat jika habis dipakai sebelum masa simpannya berakhir.

Isi List Belanja Bulanan yang Perlu Masuk Keranjang

Setiap rumah memiliki kebutuhan yang berbeda, Anda dapat menggunakan daftar barang belanjaan berikut sebagai contoh yang bisa disesuaikan. Mulailah dari kelompok yang paling sering habis terlebih dahulu.

1. Bahan Pokok dan Bumbu Dapur

Masukkan beras, minyak goreng, gula, garam, tepung, kecap, kaldu, dan bawang. Pilih ukuran ekonomis untuk barang-barang tahan lama sesuai jumlah penghuni rumah. Untuk bahan bumbu yang cepat busuk, seperti cabai, beli secukupnya saja.

2. Protein Tahan Simpan

Telur, ikan beku, dan makanan kaleng cocok untuk stok sebulan. Pastikan kapasitas kulkas Anda cukup sebelum membeli banyak sekaligus. Jangan lupa untuk mengecek tanggal kadaluarsa agar stok Anda terpakai sebelum masa simpannya habis.

3. Perlengkapan Kebersihan Rumah

Deterjen, sabun cuci piring, pembersih lantai, perbersih kamar mandi, dan tisu sebaiknya selalu tercatat. Sebagai opsi, Anda bisa memilih kemasan isi ulang karena biasanya memiliki harga satuan yang lebih murah. Catat berapa lama satu botol habis agar jumlah pembelian bulan depan lebih pas.

4. Perlengkapan Mandi dan Kesehatan 

Sabun mandi, sampo, pasta gigi termasuk kebutuhan rutin. Maka dari itu, Anda harus menyimpan stok barang ini. Tambahkan juga obat ringan seperti vitamin, antiseptik, dan obat-obatan standar untuk jaga-jaga. Sesuaikan jumlahnya dengan jumlah anggota rumah.

5. Kebutuhan Khusus Keluarga 

Masukkan ke dalam daftar juga, seperti susu anak, popok, obat pribadim atau makanan hewan peliharaan Anda jika diperlukan. Barang seperti ini sering terlupa karena tidak dibeli setiap minggu. Catat jumlah pemakaian agar stok tidak mendadak habis.

Tips Agar Belanja Bulanan Jauh Lebih Hemat

Daftar yag bagus belum cukup tanpa disiplin saat berbelanja. Empat kebiasaan berikut dapat membantu anggaran tetap aman dari bulan ke bulan.

  • Manfaatkan Promo dengan Bijak: Beli barang diskon yang ada di daftar dan bandingkan harga sebelum checkout.
  • Catat dan Evaluasi Belanja: Simpan struk untuk mengetahui pengeluaran terbesar dan memperbaiki budgeting bulan belikutnya.
  • Siapkan Dana Cadangan: Sisihkan uang untuk kenaikan harga atau kebutuhan mendadak.
  • Hindari Belanja Saat Lapar: Makan terlebih dahulu dan patuhi daftar agar tidak membeli barang di luar isi list.

Baca Juga: Money Management: Cara Mengatur Uang Agar Tidak Cepat Habis

Belanja Terkendali, Saving Anda Jadi Lebih Aman

Daftar belanja bulanan yang terencana membantu Anda memeuhi kebutuhan tanpa harus mengorbankan kondisi keuangan. Kuncinya adalah tetapkan prioritas dan disiplin mengikuti budget Anda agar pengeluaran tetap terkendali. Agar uang yang tersisa tidak habus untuk belanja berikutnya, alokasikan sebagian untuk tabungan.

Anda bisa mempertimbangkan emas sebagai salah satu pilihan simpanan jangka panjang. Temukan pilihan emas logam mulia, Kitkat Gold, dan emas custom di katalog emasmurniasli.co.id, sesuaikan kebutuhan dan tujuan keuangan Anda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa budget yang ideal untuk belanja bulanan?

Tidak ada angka khusus, karena semuanya bergantung pada pendapatan dan jumlah anggota keluarga Anda. Hitung dari sisa uang setelah cicilan, sekolah, transportasi, dan tabungan.

Barang apa saja yang wajib ada dalam list belanja bulanan?

Bahan pokok, bumbu dapur, perlengkapan kebersihan, perlengkapan mandi, dan kebutuhan kesehatan. Prioritaskan yang dipakai setiap haru.

Kapan waktu terbaik untuk menyusun daftar belanjaan?

Buat paling lambat satu hari sebelum belanja setelah mengecek stok. Dengan begitu, data stok masih akurat.

Perlukah belanja sekaligus untuk sebulan?

Hanya untuk barang yang tahan lama, seperti beras, minyak, dan sabun. Sedangkan untuk bahan-bahan segar lebih baik dibeli mingguan.

Apakah list belanja bulanan harus memakai aplikasi?

Tidak wajib. Catatan di ponsel, buku, atau spreadsheet sama efektifnya selama rutin di evaluasi.

Bagikan artikel ini
TE
Tim Editorial

Tim Emas Murni Asli

Dapatkan info harga emas di inbox Anda.

Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.

Butuh bantuan?