Emas 24 karat adalah emas dengan kadar kemurnian tertinggi, yaitu 99,99% tanpa campuran logam lainnya. Oleh karena itu, jenis emas ini sering jadi pilihan untuk investasi dan penyimpan nilai jangka panjang.
Warnanya terkenal cerah, namun tidak semua emas yang berwarna kuning cerah otomatis memenuhi standar tersebut. Anda perlu mengetahui cara membaca kode kemurnian, memahami sifat fisiknya, dan mengenali bentuknya sebelum membeli.
Apa Artinya Emas 24 Karat?
Dalam sistem karat, angka 24 menunjukkan bagian emas murni dari total 24 bagian. Jadi, emas 24 karat adalah emas yang hampir seluruhnya terdiri dari emas, dengan kadar sekitar 99,99% yang dikenal sebagai fine gold.
Secara teori kemurnian absolutnya memang 100%, akan tetapi proses pemurnian di pabrik, biasanya sulit mencapai angka mutlak tersebut. Di Indonesia, Badan Standardisasi Nasional melalui SNI 8880:2020 menetapkan rentang kadar emas 24 karat sebesar 99,90% hingga 99,98%, sedangkan emas murni berada di 99,99%.
Karakteristik Emas 24 Karat
Emas murni memiliki sifat alami yang sulit ditiru logam campuran. Berikut beberapa karakteristik emas murni ini yang bisa Anda periksa terlebih dahulu.
1. Warna Kuning Pekat dan Tekstur Lunak
Emas 24 karat berwarna kuning cerah dan pekat karena tidak bercampur dengan logam lainnya. Sifatnya juga sangat lunak, sehingga mudah melengkung atau tergores, yang membuatnya jarang dijadikan perhiasan sehari hari.
2. Tahan Korosi dan Bebas Alergi
Emas murni biasanya tidak berkarat, menghitam, atau pudar karena tidak bereaksi dengan oksigen maupun kelembapan. Tanpa adanya campuran logam lain seperti nikel atau seng, emas ini juga relatif aman bagi kulit sensitif.
3. Acuan Standar Internasional LBMA dan FTC
Untuk bullion instituusional, LBMA mensyaratka Good Delivery bar minimal 995,0 fine dengan berat 350 sampai 430 troy ounce. Di Amerika Serikat, aturan FTC mengizinkan label 24K jika kadar minimal 997 per seribu.
4.Perbandingan dengan Emas Lainnya
Emas 22K berkadar sekitar 91,67%, 18K sekitar 75%, dan 14K sekitar 58,33%. Semakin kecil angka karatya, maka semakin banyak campuran logamnya. Emas dengan campuran logam ini banyak digunakan sebagai perhiasan.
Cara Memilih Emas 24 Karat yang Tepat
Memahami kadar, bentuk produk, dan cara mengecek keasliannya membantu Anda memilih emas 24 karat dengan lebih tepat. Jangan hanya melihat angka karetnya saja, karena berat, produsen, dan informasi produknya juga perlu Anda perhatikan.
1. Hitung Kadar Emas dari Nilai Karat
Karat menunjukkan proporsi emas murni dalam suatu produk dengan skala maksimal 24. Untuk mengetahui persentase kadarnya, gunakan rumus berikut:
Kadar emas = (karat : 24) x 100%
Contohnya:
- 20 karat: (20 : 24) x 100% = 83,3%
- 18 karat: (18 : 24) x 100% = 75%
- 15 karat: (15 : 24) x 100% = 62,5%
Sementara itu, emas 24 karat memiliki kadar yang sangat tinggi, meskipun penyebutan kemurniannya dapat berbeda menurut spesifikasi produk, misalnya, 99,9% atau 99,99%.
2. Kenali Bentuk Emas 24 Karat di Pasaran
Emas 24 karat paling umum dijual dalam bentuk emas batangan atau logam mulia dengan berbagai pilihan berat. Di Indonesia, produk dari Antam, UBS, dan Galeri 24 tersedia dalam pecahan tertentu sesuai produk masing-masing.
Selain batangan, ada pula bentuk koin bullion dan produk emas lainnya. Namun, jangan menganggap semua koin emas memiliki kadar 24 karat. Periksa informasi kadar dan beratnya karena setiap produk dapat memiliki spesifikasi yang berbeda.
3. Perhatikan Berat dan Kadar pada Koin Bullion
Koin bullion berbagai negara memiliki kadar yang tidak selalu sama. Canadian Gold Maple Leaf dan Austrian Gold Philharmonic dikenal menggunakan emas dengan kemurnian tinggi, sedangkan American Gold Eagle dan Krugerrand menggunakan emas 22 karat.
Meski kadarnya 22 karat, emas dari American Gold Eagle yang berbentuk koin 1 troy ounce tetap mengandung 1 troy ounce emas murni. Hal ini karena berat total koin dibuat lebih besar untuk mengimbangi kandungan logam lainnya.
Artinya, berat dan kadar harus dibaca secara bersamaan. Angka 1 troy ounce tidak selalu berarti seluruh berat koin merupakan emas murni.
4. Cek Keaslian Sebelum Membeli
Pengecekan keaslian sebaiknya tidak hanya mengandalkan tulisan 24K pada produk. Sebelum membeli, perhatikan beberapa informasi berikut:
- Identitas dan reputasi produsen.
- Sertifikat atau dokumen yang menyertai produk.
- Nomor seri jika produk memilikinya.
- Kesesuaian berat dan spesifikasi dengan informasi resmi.
- Kondisi kemasan, terutama untuk emas batangan yang menggunakan kemasan pelindung.
Jika diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, emas dapat diuji menggunakan metode seperti acid test atau X-ray fluorescence (XRF) oleh pihak yang kompeten. Sementara itu, uji magnet hanya dapat menjadi pemeriksaan awal dan tidak cukup untuk menentukan kadar emas.
5. Pilih Penjual dengan Informasi yang Transparan
Tempat membeli juga perlu diperhatikan agar informasi produk dan transaksinya jelas. Pilih penjual yang mencantumkan berat, kadar, harga, serta ketentuan buyback secara terbuka.
Anda juga dapat membandingkan harga dari beberapa penjual sebelum menentukan pilihan. Untuk emas yang dibeli sebagai investasi, jangan hanya melihat harga pembelian. Perhatikan pula harga buyback dan selisih antara harga beli dan harga jual kembali karena faktor tersebut memengaruhi hasil ketika emas dicairkan.
Siap Punya Emas 24 Karat Asli?
Memahami kadar, kode, dan bentuknya adalah langkah awal sebelum menaruh dana di emas. Setelah itu, pilih penjual yang menyediakan produk dengan kualitas dan keaslian yang bisa Anda verifikasi.
Di Emas Murni Asli, Anda dapat memilih emas logam mulia untuk simpanan jangka panjang, Kitkat Gold bila menginginkan pecahan yang lebih fleksibel, atau emas custom yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Tentukan produk yang cocok dengan tujuan Anda, lalu kunjungi lama emasmurniasli.co.id untuk pilihan lengkapnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah benar emas 24 karat adalah emas murni 100%?
Hampir, karena pemurnian di pabrik sulit mencapai angka mutlak. Standar pasar emas batangan berada di kisaran 99,9% sampai 99,99%.
Apakah emas 24 karat cocok dijadikan perhiasan?
Kurang cocok karena sangat lunak dan mudah penyok atau tergores. Perhiasan umumnya memakai emas 22K atau 18K agar lebih kuat.
Bagaimana cara mengetahui emas 24 karat asli?
Beli dari penjual resmi, cocokkan sertifikat dengan cap pada batangan, dan lakukan uji laboratorium jika masih ragu.
Berapa lama sebaiknya menyimpan emas 24 karat?
Sebagai instrumen lindung nilai, keuntungan riil biasanya lebih optimal jika disimpan minimal tiga sampai lima tahun.
Apakah emas 24 karat bisa dijual kembali?
Bisa, karena diakui secara luas dan umumnya dapat dijual kembali atau buyback dengan membawa batangan beserta sertifikatnya.
Tim Emas Murni Asli
Dapatkan info harga emas di inbox Anda.
Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.



