Lewati ke konten utama
Emas batangan bersertifikat resmi, harga transparan diperbarui setiap hari.Lihat Koleksi
Emas Murni Asli
Rp 2.522.500/gram(-0,16%)
Logam Mulia

10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

Daftar lengkap negara penghasil emas terbesar dan posisi Indonesia.

· · 4 menit baca

Pemandangan luas area pertambangan terbuka

Harga emas dunia dari waktu ke waktu cenderung mengalami peningkatan, membuat logam mulia ini kembali jadi sorotan utama investor global. Situasi ini juga memunculkan rasa penasaran banyak orang dan menimbulkan pertanyaan negara penghasil emas terbesar di dunia saat ini mana saja?

China masih memegang gelar sebagai negara penghasil emas terbesar, dengan produksi jauh di atas negara lain. Indonesia sendiri tetap berhasil masuk daftar 10 besar berkat kontribusi tambang Grasberg di Papua yang menjadi salah satu andalan nasional. Lalu, mana sajakah negara dan tambang emas terbesar di dunia sekarang?

Artikel ini merangkum daftar lengkap negara penghasil emas terbesar berdasarkan data terbaru World Gold Council dan US Geological Survey (USGS), lengkap dengan posisi Indonesia dan tambang yang menopang produksinya.

Daftar Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia

Berdasarkan laporan Gold Demand Trends 2025 dari World Gold Council, berikut daftar 10 negara penghasil emas terbesar beserta tambang andalan masing-masing. 

1. China

China konsisten menjadi negara penghasil emas terbesar di dunia dengan produksi mencapai China memproduksi ±384,3 ton pada tahun 2025, atau lebih dari 10% produksi tambang emas global. 

Perusahaan besar seperti China National Gold Group dan Shandong Gold jadi motor utama produksi ini. Selain itu, produksi emas China tahun ini masih di bawah rekor tertinggi 455 ton yang pernah dicatat pada 2016.

2. Rusia

Rusia berada di posisi kedua dengan produksi sekitar ±345 ton pada tahun 2025 di mana mengalami kenaikan 4,5% dari tahun sebelumnya. Cadangan emas terbesarnya tersebar di wilayah Siberia dan Timur Jauh, ditopang tambang Olimpiada milik Polyus. 

Selain jadi produsen tambang, Rusia juga memegang cadangan emas negara sekitar 2.283 ton per kuartal II pada tahun 2026. Namun sanksi Barat sejak 2022, membuat London Bullion Market Association (LBMA) mencabut akreditasi penyuling emas tersebut.

3. Australia

Australia menempati posisi ketiga dengan produksi pada tahun 2025 jumlahnya mencapai ±293,2 ton, lebih banyak 11 ton dari tahun 2024. Tambang Boddington dan Cadia Valley menjadi penopang utama produksi negara ini. 

Australia Barat juga dikenal sebagai wilayah dengan cadangan emas terbesar di negara ini. Cadangan emas negara ini diperkirakan mencapai 12.000 ton, salah satu yang terbesar di dunia. 

4. Kanada

Produksi emas Kanada mencapai 213,3 ton per tahun 2025, dan mengalami kenaikan 4,5% bertahan pada posisi keempat sama seperti tahun lalu. mayoritas berasal dari Provinsi Ontario dan Quebec. 

Tambang Canadian Malartic milik Agnico Eagle Mines jadi salah satu yang paling produktif. Industri tambang emas juga menopang ribuan lapangan kerja di negara ini. Menariknya, meski jadi produsen terbesar, Kanada justru tidak menyimpan cadangan emas resmi di bank sentralnya dan menjual seluruhnya pada 2016.

5. Peru

Peru menghasilkan sekitar 208,9 ton pada tahun 2025 di mana mengalami peningkatan 52% dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 136,9 ton. Tambang Yanacocha dan Inmaculada jadi sumber produksi utama negara ini. 

Meski begitu, isu penambangan ilegal masih jadi tantangan bagi sektor emas Peru. Beberapa perusahaan tambang internasional turut berinvestasi untuk mendorong efisiensi produksi di negara ini.

6. Ghana

Ghana tercatat sebagai negara penghasil emas terbesar di Afrika dengan produksi 187,3  ton pada tahun 2025 naik 46,6% dari tahun sebelumnya. Tambang Ahafo dan Tarkwa jadi andalan produksi negara ini.

 Pemerintah Ghana terus memperbarui regulasi penambangan demi menjaga keberlanjutan produksi jangka panjang. Kehadiran investor asing turut mendorong modernisasi teknologi pertambangan di negara ini.

7. Amerika Serikat

Amerika Serikat mencatatkan produksi sekitar 158 ton per tahun di mana mengalami penurunan kurang lebih 1 ton pada tahun 2025. Dalam hal ini, Nevada menyumbang mayoritas produksi nasional. 

Nevada Gold Mines, hasil kerja sama Barrick Gold dan Newmont, mengelola sejumlah tambang besar di wilayah tersebut.  Meski produksinya menurun dari tahun-tahun sebelumnya, AS tetap menjadi pemain utama industri emas global.

8. Uzbekistan

Uzbekistan berada di urutan kedelapan dengan produksi emas sekitar 125,4 ton pada tahun 2025 yang mengalami penurunan kurang lebih 4 ton dari tahun sebelumnya. Tambang Muruntau di negara ini merupakan salah satu tambang emas terbuka terbesar di dunia. 

Tambang tersebut berada di Gurun Kyzylkum dan menjadi salah satu sumber utama produksi emas Uzbekistan. Pengelolaannya dilakukan oleh Navoi Mining and Metallurgical Company (NMMC), salah satu perusahaan pertambangan terbesar di negara tersebut.

9. Meksiko

Meksiko memproduksi sekitar 113,5 ton pada tahun 2025 yang mengalami penurunan dari produksi sebanyak 19% pada ahun 2024. Hal ini diakibatkan penghentian operasi Los Filos dan penurunan produksi La Herradura. 

WGC juga mencatat penurunan produksi Meksiko sekitar 18% pada 2025. Walaupun begitu, didukung sejarah penambangan yang sudah berlangsung ratusan tahun. 

10. Indonesia

Indonesia berada di posisi ke-10 dengan produksi sekitar 104,2 ton pada 2025, dimana turun sebanyak 25,6%. Penurunan tersebut berkaitan dengan terganggunya produksi di Grasberg setelah insiden aliran material basah pada September 2025. 

Grasberg di Papua dioperasikan oleh PT Freeport Indonesia (PTFI), perusahaan yang berafiliasi dengan Freeport-McMoRan dan MIND ID. World Gold Council mencatat produksi emas Indonesia turun sekitar 24% pada 2025.  

Emas Tetap Jadi Aset Andalan di Tengah Ketidakpastian Global

Jadi. itulah 10 negara penghasil emas terbesar di dunia, hal ini cukup erat dengan peran emas sebagai aset safe haven saat kondisi ekonomi dan geopolitik tidak stabil. Bagi negara-negara tersebut, produksi emas juga jadi sumber devisa dan pendapatan ekspor yang signifikan setiap tahunnya. 

Tren tersebut kemungkinan besar akan terus berlanjut selama permintaan emas global tetap tinggi. Bagi Anda yang tertarik ikut memanfaatkan tren kenaikan harga emas, sekarang saatnya mulai mempertimbangkan investasi emas secara lebih serius. 

Kunjungi laman emasmurniasli.co.id untuk melihat berbagai katalog produk emas logam mulia, Kitkat Gold, emas custom, hingga edisi spesial yang lengkap terpercaya untuk mulai berinvestasi dengan aman. Konsultasi sekarang→ 

Pertanyaan yang sering diajukan

Negara mana penghasil emas terbesar di dunia saat ini?

China masih menjadi negara penghasil emas terbesar di dunia dengan produksi sekitar 384,3 ton per tahun.

Di posisi berapa Indonesia dalam daftar negara penghasil emas terbesar?

Indonesia berada di posisi kesepuluh dengan produksi sekitar 104 ton emas per tahun.

Apa tambang penghasil emas terbesar di dunia?

Beberapa tambang penghasil emas terbesar di dunia antara lain Grasberg di Indonesia, Olimpiada di Rusia, dan Muruntau di Uzbekistan.

Negara mana yang jadi penghasil emas terbesar di Afrika?

Ghana merupakan negara penghasil emas terbesar di Afrika dengan produksi sekitar 187,3 ton per tahun.

Apakah peringkat negara penghasil emas terbesar bisa berubah tiap tahun?

Bisa, karena peringkat ini dipengaruhi kondisi tambang, regulasi, dan investasi eksplorasi di masing-masing negara.

Bagikan artikel ini
TE
Tim Editorial

Tim Emas Murni Asli

Dapatkan info harga emas di inbox Anda.

Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.

Butuh bantuan?