Banyak orang mengira emas hanya berasal dari dalam tanah, padahal proses terbentuknya emas justru dimulai jutaan tahun sebelum bumi ada. Emas terbentuk dari reaksi nuklir dahsyat yang terjadi di luar angkasa, jauh sebelum unsur ini akhirnya sampai dan mengendap di kerak bumi.
Menariknya, cara terbentuknya emas tidak hanya terdiri dari satu tahapan saja. Setelah terbentuk dari proses ledakan bintang, emas masih harus melalui berbagai proses geologi di bumi seperti magmatisme dan aktivitas hidrotermal sebelum bisa ditimbang dan diolah menjadi perhiasan atau emas batangan.
Artikel ini akan membahas proses terbentuknya emas, mulai dari asal-usulnya di antariksa hingga bagaimana logam mulia ini akhirnya terkonsentrasi di titik tertentu di permukaan bumi. Selengkapnya simak pada artikel berikut!
Tahapan proses Terbentuknya Emas
Secara sederhana, proses terbentuknya emas merupakan rangkaian peristiwa nuklir dan geologi yang mengubah unsur ringan menjadi emas, lalu membawanya dari inti bintang hingga ke lapisan bumi yang bisa dijangkau manusia. Emas tidak diciptakan di bumi, melainkan dititipkan melalui benturan meteorit dan asteroid pada masa awal pembentukan planet ini.
Proses emas terbentuk dapat dibagi menjadi 6 tahapan besar, yaitu peristiwa kosmik di luar angkasa dan proses geologi dari dalam bumi.
1. Nukleosintesis di Inti Bintang
Emas terbentuk dari proses yang disebut nukleosintesis, yaitu reaksi penangkapan neutron oleh inti atom unsur yang lebih ringan seperti besi. Proses ini dikenal sebagai rapid neutron capture process atau proses-r, dan hanya bisa terjadi pada kondisi energi yang sangat tinggi.
Setiap kali inti atom menangkap neutron massanya bertambah berat hingga akhirnya terbentuk yang baru dan lebih stabil. Reaksi ini berlangsung terus menerus di dalam inti bintang yang mendekati akhir masa hidupnya.
2. Ledakan Supernova
Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature oleh tim Universitas Bristol, supernova menjadi salah satu peristiwa kosmik utama yang memicu proses-r ini. Ledakan tersebut terjadi saat bintang masif mengakhiri siklus hidupnya dengan energi yang sangat besar.
Energi dari ledakan supernova inilah yang menciptakan kondisi ekstrem sehingga unsur yang ringan bisa berubah menjadi emas dan logam berat lainnya. Peristiwa ini dikenal sebagai supernova nucleosynthesis.
3. Tabrakan Bintang Neutron
Selain supernova, tabrakan dua bintang neutron juga jadi sumber utama dalam proses terbentuknya emas di alam semesta. Tabrakan ini bahkan disebut sebagai salah satu ledakan paling kuat yang pernah tercatat.
Dari benturan dua bintang neutron inilah sebagian besar emas yang menyusun sistem tata surya kita, termasuk bumi, diperkirakan berasal.
4. Penyebaran Emas Tata Surya
Setelah terbentuk, emas hasil ledakan supernova dan tabrakan bintang neutron tersebar ke seluruh penjuru galaksi dalam bentuk debu dan gas kosmik. Materi ini kemudian berkumpul membentuk planetesimal, cukal bakal planet termasuk bumi.
Sebagian emas ikut terperangkap dalam planetesimal yang menyusun bumi purba. Proses inilah yang menjelaskan mengapa emas terbentuk dari lapisan inti hingga kerak bumi yang berbeda-beda.
5. Tabrakan Meteorit ke Bumi
Saat bumi baru terbentuk dan masih dalam kondisi cair, logam berat seperti emas dan besi langsung tenggelam ke inti planet. Namun, penelitian dari Universitas Bristol menunjukkan bahwa emas yang kita temukan di kerak bumi saat ini justru datang belakangan, melalui hujan meteorit sekitar 200 juta tahun setelah bumi terbentuk.
Meteorit tersebut membawa emas dan logam mulia lainnya, lalu mengendapkannya pada lapisan mantel dan kerak bumi yang lebih mudah dijangkau manusia dibandingkan inti planet.
6. Magmatisme di Dalam Bumi
Proses terbentuknya emas di bumi juga sering dikaitkan dengan magmatisme, yaitu aktivitas magma yang membawa emas dari mantel bumi menuju permukaan. Saat magma mendingin dan mengkristal, emas yang terkandung di dalamnya ikut mengendap membentuk mineral vulkanik maupun plutonik.
Proses magmatisme inilah yang menjadi salah satu sumber utama pengonsentrasian emas di permukaan bumi. Endapan yang terbentuk dari proses ini dikenal sebagai deposit primer.
7. Aktivitas Hidrotermal
Selain magma, cairan panas bernama fluida hidrotermal juga berperan penting dalam proses terbentuknya emas. Fluida ini mengalir melalui celah dan pori batuan dengan membawa partikel emas yang terlarut di dalamnya.
Saat fluida tersebut mendingin karena bersentuhan dengan batuan yang lebih dingin, emas akan mengendap dan membentuk urat atau vein, sering kali bersama mineral kuarsa. Endapan jenis ini dikenal sebagai deposit epitermal.
8. Pembentukan Endapan Aluvial dan Eluvial
Seiring waktu, erosi dan pelapukan membuat emas terlepas dari batuan induknya. Karena bobonya yang berat, emas kemudian akan terbawa aliran air dan mengendap di dasar sungai atau daerah aliran rendah membentuk endapan aluvial.
Selain aluvial, ada pula endapan eluvial yang terbentuk saat emas tersingkap langsung oleh proses pelapukan tanpa berpindah jauh dari sumbernya. Kedua jenis endapan ini menjadi sumber emas yang paling mudah ditemukan manusia karena tidak memerlukan penambangan bawah tanah.
Sudah Paham Prosesnya? Saatnya Miliki Emas untuk Investasi
Proses terbentuknya emas ternyata memiliki banyak tahapan dan sangat panjang, mulai dari ledakan bintang di luar angkasa hingga proses magmatisme dan hidrotermal di dalam bumi. Memahami hal ini membuat kita semakin menghargai nilai setiap gram emas yang beredar saat ini.
Jika Anda tertarik memiliki emas asli dengan kualitas terjamin, Emas Murni Asli menyediakan pilihan emas logam mulia, Kitkat Gold, dan emas custom sesuai kebutuhan Anda. Kunjungi emasmurniasli.co.id sekarang untuk mulai investasi emas dengan aman dan tepercaya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Dari mana asal emas di sungai?
Emas di sungai berasal dari batuan primer yang terkena erosi selama ribuan tahun. Karena cukup berat, partikel emas terbawa aliran air dan sungai kemudian mengendap di dasar sungai sebagai endapan aluvial.
Apa ciri-ciri tanah yang ada emasnya?
Tanah yang mengandung emas biasanya berwarna kemerahan akibat oksidasi mineral besi dan terletak dekat kawasan bekas aktivitas vulkanik atau tektonik. Keberadaan batuan kuarsa di sekitarnya juga sering menjadi penanda alami adanya endapan emas.
Berapa lama proses terbentuknya emas di alam?
Proses terbentuknya emas bisa memakan waktu ribuan hingga miliaran tahun, tergantung jalur pembentukannya di alam semesta maupun di bumi.
Apakah emas bisa dibuat oleh manusia?
Secara teori sintesis bisa dibuat melalui reaksi nuklir. Akan tetapi jumlahnya sangat kecil dan biayanya jauh lebih mahal dibandingkan menambang secara alami.
Mengapa emas termasuk logam yang langka?
Emas langka karena proses terbentuknya membutuhkan kondisi ekstrem seperti ledakan supernova atau tabrakan bintang neutron yang jarang terjadi.
Tim Emas Murni Asli
Dapatkan info harga emas di inbox Anda.
Artikel dan info terbaru, dikirim saat kami publikasikan.



